Puisi Ara
Biennale Anak sudah usai pada tanggal 21 Januari, kemarin. Tentunya banyak menyisakan kesan, terutama bagi mereka yang sempat bergulat di dalamnya. Salah satunya adalah Ara, wakil Walikota Ceria Wonderland di Biennale Anak, dan kesan itu ia tuangkan dalam sebuah puisi. Puisi yang menggambarkan kegembiraan dan kesedihan. Semoga berakhirnya Biennale Anak tidak menjadikan berakhirnya semangat anak-anak, melainkan menjadi titik tolak perkembangan kreatifitas anak-anak Indonesia.






















Kirimkan Komentar Anda..