<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Getart Creative Majalah Online Gratis &#187; Warta Liputan Getart</title>
	<atom:link href="http://seniman.web.id/getart/category/warta-liputan-getart/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://seniman.web.id/getart</link>
	<description>Semacam Majalah Online.. Terbit Setiap Bulan.. Gratis..</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Jan 2012 14:33:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Noto Bagaskoro Sutradara Terbaik Sepanjang Masa</title>
		<link>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/noto_bagaskoro_sutradara_sepanjang_masa-2528</link>
		<comments>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/noto_bagaskoro_sutradara_sepanjang_masa-2528#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2012 02:12:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>opas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Liputan Getart]]></category>
		<category><![CDATA[dokumenter]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[karya indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[noto bagaskoro]]></category>
		<category><![CDATA[sineas]]></category>
		<category><![CDATA[sinetron]]></category>
		<category><![CDATA[sutradara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seniman.web.id/getart/?p=2528</guid>
		<description><![CDATA[INDONESIA kembali kehilangan salah satu sineas terbaiknya. Sutradara senior, Noto Bagaskoro, pada hari minggu, 15 Januari 2012 yang meninggal dunia ketika sedang berada di Seoul, Korea Selatan, untuk riset sinetron terbarunya yang disutradarainya. Almarhum yang ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/noto_bagaskoro_sutradara_sepanjang_masa-2528/attachment/noto-bagaskoro_sutradara_sepanjang_masa" rel="attachment wp-att-2529"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2529" title="noto-bagaskoro_sutradara_sepanjang_masa" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2012/01/noto-bagaskoro_sutradara_sepanjang_masa-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>INDONESIA kembali kehilangan salah satu sineas terbaiknya. Sutradara senior, <strong>Noto Bagaskoro</strong>, pada hari minggu, 15 Januari 2012 yang meninggal dunia ketika sedang berada di Seoul, Korea Selatan, untuk riset sinetron terbarunya yang disutradarainya. Almarhum yang bertubuh tinggi besar meninggal dunia akibat kelelahan yang menderanya setelah melaksanakan serangkaian kegiatan di negeri K-Pop itu. Terima kasih atas sejarah, pembelajaran, pengalaman dan kenangan bersama kami (Teater Terang Bandung), saat pembuatan sinetron 13 epidose di bandung &#8220;<em>kupu-kupu ungu</em>&#8220;. Sungguh pengalaman yang luar biasa bersama anda, mas noto, gito gilas, nurul arifin, nana gareng mulyana, ade nurhadi, deniar, anto dan semua tim. Salah satu karyanya yang brilian adalah film pendek &#8220;Anak Seribu Pulau&#8221; tahun 1996. Di bawah bendera Miles Film, Noto Bagaskoro menjadi salah satu sutradara seri dokumenter tentang anak-anak Indonesia tersebut yang ditayangkan RCTI.<span id="more-2528"></span> Lelaki berjanggut ini kebagian menggarap kehidupan anak-anak Lombok dan Jakarta. Dan belakangan ini, <a href="http://www.watchfreemovies.ch/name/noto-bagaskoro-1805726/" target="_blank">Noto Bagaskoro</a> lebih banyak menggarap sinetron yang tayang setiap hari (striping). <strong>Sinetron</strong> besutannya sebagian besar mendapat tempat di hati pemirsa televisi. Terbukti lewat perolehan Share yang tinggi dan jumlah episodenya yang panjang. Sejumlah sinetron yang pernah ditanganinya antara lain, Liontin, Wulan, Kemilau Cinta Kamila, Aisyah, dan masih banyak lainnya. Dan tak kalah populer, sinetron yang di putar di bulan puasa 2008 lalu, &#8220;<em>Aqso dan Madina</em>&#8220;. Selamat jalan Noto, Indonesia kehilangan karya besarmu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/noto_bagaskoro_sutradara_sepanjang_masa-2528/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lomba Artikel Blog Tema Seni dan Budaya</title>
		<link>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/lomba_artikel_blog_tema_seni_dan_budaya-2440</link>
		<comments>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/lomba_artikel_blog_tema_seni_dan_budaya-2440#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Dec 2011 02:05:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>opas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni dan Multimedia]]></category>
		<category><![CDATA[Warta Liputan Getart]]></category>
		<category><![CDATA[blog seniman]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Artikel Blog Biennale Jogja XI]]></category>
		<category><![CDATA[lomba blog seni]]></category>
		<category><![CDATA[lomba menulis artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seniman.web.id/getart/?p=2440</guid>
		<description><![CDATA[Yogyakarta, Lomba Artikel Blog Biennale Jogja XI.
Jika sebelumnya mungkin kita banyak melihat bahwa lomba menulis artikel di blog, lomba seo blog dan sejenisnya hanya bersifat umum (walaupun tidak menutup kemungkinan pemilik blog bertemakan kesenian dapat ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignleft size-full wp-image-2445" title="lomba_lomba" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/12/lomba_lomba.jpg" alt="" width="153" height="132" />Yogyakarta, </strong><em>Lomba Artikel Blog Biennale Jogja XI</em>.<br />
Jika sebelumnya mungkin kita banyak melihat bahwa lomba menulis artikel di blog, lomba seo blog dan sejenisnya hanya bersifat umum (walaupun tidak menutup kemungkinan pemilik blog bertemakan kesenian dapat mengikutinya). Saat ini &#8220;tersedia&#8221; sebuah lomba menulis artikel di blog yang mengusung tema seni dan budaya. Lomba ini merupakan salah satu &#8220;fitur&#8221; pendukung acara Biennale Jogja 2011 yang diselenggarakan di kota yogyakarta. Hadiah yang dipersembahkan juga cukup menarik, diantaranya adalah: 1 Buah Ponsel Sony Ericsson, 1 Buah Modem + SP 2G dari Three dan masih ada lagi. <em>Experiencing Biennale, Pengalamanku di Biennale Jogja XI 2011</em>, begitulah tema untuk Lomba Artikel Blog Biennale Jogja XI kali ini. Peserta lomba diarahkan untuk dapat mengikuti acara Biennale Jogja 2011 yang diselenggarakan di Taman Budaya Yogyakarta, dan tempat lain sekitar mulai 26 November s.d 30 Desember 2011. Adapun ketentuan penulisan artikel yang akan diperlombakan adalah sebagai berikut:<span id="more-2440"></span></p>
<ul>
<li>Artikel harus ditulis menggunakan bahasa Indonesia. Bahasa Inggris dapat dipergunakan dalam konten pelengkap artikel, bukan menjadi bahasa utama penulisan artikel.</li>
<li>Artikel ditulis dengan gaya bahasa yang menarik, komunikatif, dengan alur yang mudah dimengerti, serta mengikuti kaidah tata bahasa, serta etika penulisan dan publikasi.</li>
<li>Tidak menghina pihak lain, tidak bias gender, SARA dan pornografi.</li>
<li>Adanya foto dan penggunaan EYD akan menjadi nilai tambah saat penilaian.</li>
<li>Jumlah kata adalah 700-1000 kata.</li>
<li>Peserta diharapkan memberi tag “<em>Lomba Artikel Blog Biennale Jogja XI</em>” pada setiap posting artikelnya.</li>
</ul>
<blockquote><p>Peserta adalah mereka yang mengunjungi acara-acara yang terdapat pada event BJ XI selama berlangsungnya event dari 26 November 2011 – 30 Desember 2011. Jadwal event bisa diakses dari Buku Panduan, Kalender Event, Website biennalejogja.org, atau menanyakan informasi pada panitia.</p></blockquote>
<p><a href="http://lomba.biennalejogja.org/form-pendaftaran-lomba-blog"><img class="alignnone size-full wp-image-2441" title="lomba-biennale_jogja-hai" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/12/lomba-biennale_jogja-hai.png" alt="" width="233" height="300" /></a><a href="http://lomba.biennalejogja.org/lomba-artikel-blog-biennale-jogja-xi"><img class="alignnone size-full wp-image-2442" title="lomba-biennale-jogja-hello" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/12/lomba-biennale-jogja-hello.png" alt="" width="233" height="300" /></a></p>
<p>Lomba lain yang tersedia: <strong>Lomba Esai Foto Ponsel, Lomba Kostum Lawa Kusa, dan Lomba-lomba Family Day</strong>.<br />
Untuk informasi lengkap, silahkan mengakses <a title="Experiencing Biennale, Pengalamanku di Biennale Jogja XI 2011" href="http://lomba.biennalejogja.org/lomba-artikel-blog-biennale-jogja-xi" target="_blank">lomba.biennalejogja.org</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/lomba_artikel_blog_tema_seni_dan_budaya-2440/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kembali Indah Jikustik</title>
		<link>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/kembali-indah-jikustik-2417</link>
		<comments>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/kembali-indah-jikustik-2417#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2011 02:01:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edza</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Liputan Getart]]></category>
		<category><![CDATA[Jikustik]]></category>
		<category><![CDATA[Pongki]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seniman.web.id/getart/?p=2417</guid>
		<description><![CDATA[Partai Pembuka
Yang terlintas di benak saya pertama ketika hendak membuat tulisan ini adalah lagu lama Jikustik yang berjudul &#8220;Akhirilah Ini Dengan Indah&#8221;,
Ketika slamanya pun harus berakhir
Akhirilah ini dengan indah
Kau harus relakan setiap kepingan
Waktu dan kenangan

&#160;
Potongan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/12/ketika-selamanya-indah-getart.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2418" title="ketika selamanya indah getart" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/12/ketika-selamanya-indah-getart-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></a>Partai Pembuka</strong></p>
<p>Yang terlintas di benak saya pertama ketika hendak membuat tulisan ini adalah lagu lama <strong>Jikustik</strong> yang berjudul &#8220;Akhirilah Ini Dengan Indah&#8221;,</p>
<p><em>Ketika slamanya pun harus berakhir<br />
Akhirilah ini dengan indah<br />
Kau harus relakan setiap kepingan<br />
Waktu dan kenangan<br />
</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Potongan lirik dari lagu ini (tepatnya bagian refren) adalah sebuah nasihat yang indah dan sempurna untuk sebuah pemutusan hubungan.</p>
<p>Dan, pemutusan hubungan itu, faktanya terjadi pada group ini. <strong>Pongki</strong>, sang vokalis, memiliki <em>&#8220;Sebuah alasan yang sungguh sempurna &#8216;Tuk tinggalkanku&#8221;</em></p>
<p>&#8230;&#8230;..<span id="more-2417"></span></p>
<p><strong>Perubahan: Tanda &#8220;Tak Ada Yang Abadi&#8221;</strong></p>
<p>Sebuah group band ibarat sebuah system sebuah perusahaan. Personil atau pejabat teras di sebuah perusahaan bisa kapan saja berpindah berkarya pada institusi lain. Tapi, sebuah perusahaan yang baik tak harus menggantungkan berjalan atau tidaknya perusahaan tersebut pada orang, tetapi pada system yang dimilikinya. Jika sudah ada system yang baik dan berjalan, siapa pun orang yang ada di situ, perusahaan tersebut tak akan “habis”.</p>
<p>Inilah yang hendak ditujukkan group band <strong><a href="http://seniman.web.id/getart/terbitan-getart-terbaru/2417-2417">Jikustik</a>,</strong> sebuah group band asal <strong>Yogyakarta</strong>, beraliran sweet pop, yang memiliki lagu-lagu berlirik manis pada 8 album yang telah mereka hasilkan sejak tahun 2001 sampai 2008. Seusai merilis album Malam (trilogy album Pagi, Siang &amp; Malam) di tahun 2008 dan melakukan serangkaian promo dan kegiatan show, group yang merilis album setiap tahun, mulai berpikir untuk merilis album kesembilan mereka pada tanggal istimewa, 9 September 2009 (9-9-99). Sayang, rencana hebat ini harus kandas.</p>
<p>Sang vokalis waktu itu, Pongki Barata, lebih berkonsentrasi pada kehidupannya di kota tempat tinggalnya yang baru, ibukota Jakarta, dan lebih banyak melakukan kegiatan karir pribadi maupun bersama band baru yang dibentuknya. Sebuah keputusan berani &#8211; namun tetap harus dihargai sebagai hak universal setiap manusia &#8211; untuk meninggalkan rumah yang dibangun dan dibesarkan bersama teman-temannya selama bertahun-tahun dengan merangkak ngamen dari mall ke mall dan café ke café di Yogyakarta.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Keempat anggota band lain yang masih “Setia” berada di kota kelahiran group ini, yang tumbuh bersama dalam komitmen gaya hidup “ndeso” dan “hidup sederhana”, sungguh terpukul karena sebuah rencana hebat harus kandas. Mereka tak bergairah dan bahkan hendak membubarkan band yang 10 tahun ke depan akan menyandang gelar grup legendaris.</p>
<p>Adalah kekuatan “Jikustikan” (fans Jikustik) yang menjadi inspirasi mereka untuk bertahan. Sambil mengumpulkan energi-energi yang masih tersisa untuk disinergikan, di tengah masa vakum, mereka diam-diam berkarya sambil mencari vokalis pengganti. Dan, pilihan jatuh pada Brian Prasetyoadi, seorang vokalis muda belia, pemenang BRTV tahun 2008.</p>
<p><strong>Vokalis Baru</strong></p>
<p>Kehadiran vokalis baru, Brian Prasetyo Adi, menjadi nafas dan semangat baru untuk keempat anggota group band yang ada. Brian ibarat hembusan angin semilir yang kembali menyegarkan group band ini. Usia yang masih belia menjadi magnet baru bagi Jikustik mendapatkan pendengar baru yang juga belia. Sebuah rencana tak terduga yang pantas disyukuri hasilnya.</p>
<p>Kualitas vocal Brian tak perlu diragukan. Sebagai pemenang BRTV 2008, pastilah Brian sudah melalui sekian filter dari ratusan vokalis lain yang ingin menunjukkan kebolehan. Dengan range vocal yang tinggi dan teknik yang baik, lagu-lagu yang dibawakan Brian menjadi nyaman masuk ke indra dengar.</p>
<p>Selain menjadi vokalis, Brian juga telah diberi kepercayaan menciptakan tiga lagu di album ini. Tanpa pengalaman rekaman sebelumnya, sang vokalis telah menunjukkan kemampuannya dalam berkarya. Inilah yang menjadikan album ini lebih berarti. Seorang anggota baru, garda depan, diberi kepercayaan berada di rumah baru.</p>
<p><strong>Kembali Indah</strong></p>
<p>Sangatlah pas dan pantas jika Jikustik memberi tajuk <strong>Kembali Indah</strong> pada album barunya. Mereka telah kembali dengan indah. Dengan semangat untuk tetap menghasilkan karya yang cantik dan manis, semangat pembuktian pada Jikustikan yang setia, dan semangat untuk terus berada di belantara musik Indonesia yang saat ini masih dikuasai oleh lagu-lagu stereotip bertema cinta dan perselingkuhan yang dibawakan dengan cengeng, mereka kembali. Bangun dari sebuah masa hibernasi tanpa kehilangan ciri manis mereka dan bukti sebuah group yang tak hanyut oleh trend industri. Mereka punya jati diri dengan tetap konsisten di pusaran ciri khas mereka.</p>
<p>Album ini berisi sepuluh lagu. Terbagi atas beberapa lagu yang rancak, slow dan kental akustik, album ini menjadi oase di padang lagu bernada melayu dan bertema seragam yang tak mendidik.</p>
<p>Lagu-lagu pada album ini bercerita tentang kisah cinta bertepuk sebelah tangan dan harapan bersatunya sebuah perpisahan. Sebagai pendengar Jikustik, saya menginterpretasikan tema di album ini sebagai sebuah dedikasi terhadap hubungan Jikustik dengan vokalis terdahulunya dan harapan-harapan di masa mendatang.</p>
<p>Proses rilis album ini tidaklah semulus album-album sebelumnya. Setelah vakum selama dua tahun dan ditengah mengalir derasnya group band serta artis solo baru, Jikustik harus memulai kembali melakukan promo dari radio ke radio, dari stasiun televisi satu ke stasiun televisi lain dan “ngamen” dari satu panggung ke panggung lain agar mereka dapat menunjukkan bahwa mereka masih eksis. Prosesnya tak semulus ketika mereka belum vakum. Mereka seolah menjalani proses ketika berkarya pada awalnya. Dan, mereka bersedia menempuh semua ini demi sebuah eksistensi untuk menjadi kembali indah.</p>
<p><strong> Para</strong><strong> Gita Cinta</strong></p>
<p>Lagu-lagu di album ini memiliki musikalitas yang lebih variatif dibanding album-album sebelumnya tanpa kehilangan ciri manis pada lirik-lirik lagunya.</p>
<ul>
<li>Track pertama pada album ini adalah Aku Bukan Untukmu yang dulu dinyanyikan Rossa pada album Kembali (2004). Lagu yang bercerita tentang perasaan sesal seorang yang telah mengecewakan pasangannya karena tak memberi jawaban yang pasti ini merupakan karya sang bassist, Aji Mirza Hakim. Lagu yang membuat nama Rossa ngetop ini dibawakan sang vokalis Jikustik tanpa perubahan ekstrim. Tentu saja, ada keuntungan tersendiri karena lagu ini sudah akrab di telinga pendengar musik Indonesia.</li>
<li>Tak Pernah Menyerah, ciptaan Icha, adalah lagu kedua. Lagu ini bercerita tentang kegigihan seorang lelaki dan berharap sang pujaan hatinya lebih memilih dia daripada orang lain.</li>
<li>Sebagai lagu pada track 3 adalah Pujaan Hatiku, ciptaan Adhit. Lagu dengan intro kental akustik dan unsur flute yang tak lazim di delapan album sebelumnya tak menghilangkan ciri manis Jikustik. Lagu yang bercerita tentang kerinduan seorang lelaki pada pujaan hatinya ini ini menjadi single kedua yang mereka promosikan setelah Untuk Cinta yang ada di track 4. Lagu yang asik ini menjadi jembatan bagi Jikustik untuk dekat (kembali) pada para pendengar karyanya. Dan, timing yang tepat menjadikan lagu ini membuat Jikustik kembali akrab di musik Indonesia dibanding single Untuk Cinta yang ada di track 4.</li>
<li>Sebagai single pertama yang dipromosikan (track 4 pada album), lagu Untuk Cinta karya Dadik bercerita tentang harapan pasangan yang terpisah dan masih menginginkan bersatu kembali. Lagu ini sebenarnya tak hanya bercerita tentang pasangan yang saling merindu untuk bersatu kembali, tapi juga bisa berlaku universal, antara teman yang pernah berada di wadah yang sama. Interpretasi yang beraneka menjadikan lirik lagu ini begitu dalam dan kadang menyayat hati, membuat merinding.</li>
<li>Di track kelima, lagu yang penuh unsur akustik berjudul Menunggumu. Diciptakan oleh Icha. Intro nada awal mengingatkan kita pada lagu Now And Forever-nya Richard Marx. Lagu ini bercerita tentang sebuah harapan yang bertepuk sebelah tangan karena sang juwita lebih memilih pria lain tanpa menunggu waktu untuk sebuah pembuktian cinta.</li>
<li>Juwitaku merupakan lagu keenam. Ciptaan Icha, sang bassist. Lagu ini masih berkisah tentang hubungan cinta yang tak berlanjut karena sang juwita meninggalkan sang pria tanpa tahu apa kesalahannya.</li>
<li>Lagu Kembali Indah seperti judul album ini, muncul pada track ketujuh. Masih bercerita tentang putusnya hubungan asmara dan harapan untuk bersatu kembali, agar kembali indah. Lagu ini merupakan karya Dadik dan Brian, vokalis dan anggota baru yang langsung diberi kepercayaan untuk ikut berkarya.</li>
<li>Menyusul Kembali Indah adalah lagu Yang Terhebat, karya bersama Dadik dan Brian, pada track kedelapan. Dibungkus dengan nada riang, lagu ini bertutur tentang dukungan terhadap seorang kawan untuk menjadi orang yang lebih baik meski mereka terpisah. Secara pribadi, saya menginterpretasi lagu ini sebagai harapan kepada mantan personil Jikustik. Meskipun, bisa juga lagu ini diintepretasikan sebagai hubungan antar sejoli yang terpisah.</li>
<li>Setelah lagu kedelapan yang riang, lagu kesembilan yang berjudul Kau Segalanya, ciptaan Brian, juga berirama rancak. Lagu ini bertutur tentang permohonan kepada seseorang untuk bersedia menjadi kekasih hati.</li>
<li>Album ini ditutup dengan lagu Sampai Akhir Waktu, ciptaan Icha, sebuah lagu sendu dengan balutan musik akustik. Kisah cinta bertepuk sebelah tangan terasa kental pada lagu ini.</li>
</ul>
<p><strong>Perubahan Konsep</strong></p>
<p>Walaupun masih setia pada lirik-lirik yang manis, ada sebuah perubahan di album Jikustik ini yang membedakan dengan karya sebelumnya. Dalam album ini, mereka lebih gamblang dan eksplisit mengungkapkan kata “cinta”. Sebuah kata yang tak muncul di delapan album sebelumnya meskipun lagu mereka banyak yang bercerita tentang cinta. Pilihan kata lain yang agak keluar dari kebiasaan mereka adalah pemilihan kata “juwita” dimana sebelumnya mereka selalu menggunakan “bunga” untuk sebuah personifikasi wanita.</p>
<p>Pada disain sampul, baru kali ini Jikustik menampilkan foto personilnya sebagai cover album. Di album-album sebelumnya, mereka menggunakan artwork sebagai cover. Dan, yang tak kalah unik dari album ini adalah sebuah ruang ucapan terima kasih yang disediakan Jikustik untuk JikustikanFC. Sebuah wadah pemersatu fans mendapat ruang di sebuah album band? Nampaknya baru kali ini terjadi.</p>
<p><strong>Tak Ada Yang Abadi</strong></p>
<p>Munculnya album Jikustik <strong>Kembali Indah</strong> ini adalah sebuah bukti bahwa sebuah grup band memang tak seharusnya tergantung pada seorang figur. Ada beberapa grup band yang berganti personil (termasuk vokalis yang notabene figur sentral) tapi mereka tetap berjalan. Sebuah grup band lebih ditunggu karyanya daripada orangnya. Inilah system seperti di perusahaan. Tidak tergantung pada perorangan, tapi ketika system sudah baik dan berjalan, siapa pun yang ada di sana, perusahaan akan tetap berjalan. Dalam konteks grup band, tentu saja, terhadap anggota baru, perlu selalu ada penyesuaian dan kesempatan untuk menyatukan energi dan bersinergi. Dan, sebuah grup band memang harus selalu siap dengan perubahan yang terjadi pada kelompok tersebut seperti yang pernah dilantunkan sendiri oleh Jikustik:</p>
<p><em>Kau pernah menjadi terang dalam gelapku</em><br />
<em>Saat tersesat</em><br />
<em>juga pernah menyentuh</em><br />
<em>Rasa sakitku</em><br />
<em>Kepergian itu mengajarkan aku</em><br />
<em>Bahwa tak ada yang abadi</em><br />
<em>Sejak kau putuskan</em><br />
<em>Untuk melepaskan hidup</em></p>
<p>Hidup harus terus berjalan, tak perlu apatis, seperti dilagukan Benny Soebardja lewat lagu ciptaan Inggrid Widjanarko di LCLR 1978, Apatis:</p>
<p><em>Roda-roda terus berputar</em><br />
<em>Tanda masih ada hidup</em><br />
<em>Kar’na dunia belum henti</em><br />
<em>Berputar melingkar searah</em></p>
<p>Album Jikustik Kembali Indah ini memberikan pandangan bahwa dunia grup musik memang tak pernah abadi. Selalu ada perubahan dalam perjalanan karir mereka. Semua grup band harus selalu siap menghadapinya dan ketika terjadi, tak perlu meratap dan merasa habis karirnya. Harus bangkit kembali untuk kembali berkarya karena yang ditunggu adalah karya, bukan orang. Orang bisa mati, tapi karya selalu abadi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Singo Tj</p>
<p>Pendengar &amp; Penikmat karya Jikustik</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/kembali-indah-jikustik-2417/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 Pemenang Utama Lomba Ilustrasi Faber-Castell</title>
		<link>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/3-pemenang-utama-lomba-ilustrasi-faber-castell-2345</link>
		<comments>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/3-pemenang-utama-lomba-ilustrasi-faber-castell-2345#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Nov 2011 09:47:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edza</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Liputan Getart]]></category>
		<category><![CDATA[Castell]]></category>
		<category><![CDATA[Faber]]></category>
		<category><![CDATA[gambar]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pemenang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seniman.web.id/getart/?p=2345</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta, 21 Oktober 2011. Setelah sukses dalam pelaksaaannya, lomba ilustrasi
Faber-Castell “My City My Responsibilty”, akhirnya sampai juga dipuncak acara.
Dalam proses penjurian yang dilaksanakan 20 Oktober 2011, akhirnya terpilih 3 pemenang terbaik yakni Ario Murti (ITB-Bandung), ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/11/fabbercastel.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2346" title="fabbercastel" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/11/fabbercastel.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a><strong>Jakarta, 21 Oktober 2011</strong>. Setelah sukses dalam pelaksaaannya, lomba ilustrasi<br />
Faber-Castell “<strong><em>My City My Responsibilty</em></strong>”, akhirnya sampai juga dipuncak acara.</p>
<p>Dalam proses penjurian yang dilaksanakan 20 Oktober 2011, akhirnya terpilih 3 pemenang terbaik yakni <strong>Ario Murti (ITB-Bandung), M. Fadhlilabdi (ISI-Yogyakarta) dan Aprilia Muktirina (UNY-Yogyakarta)</strong> yang telah mengalahkan 470 hasil karya lain.</p>
<p>Proses penjurian dilakukan oleh praktisi dunia seni rupa, <strong>Dr. Priyanto Sunarto (ITB), Dr. Iwan Gunawan (IKJ) dan Irza Rinaldi Perwakilan WWF</strong> Indonesia serta disaksikan oleh notaris.<span id="more-2345"></span></p>
<p>Lomba yang diadakan dalam rangka mendukung kampanye<strong> Go Green</strong> ini juga merupakan bagian dari rangkaian acara dalam memeriahkan perayaan ulang tahun ke-250 tahun<strong> Faber-Castell</strong>,  yang telah dilaksanakan di 5 kota di <strong>Indonesia, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali.</strong></p>
<p>Iwan Gunawan,  salah satu juri dalam lomba ini mengatakan bahwa penentuan pemenang didasarkan atas ide kreatif yang sejalan dengan tema yang fokus menyatu dalam gambar. Tehnik dan gambar yang bagus juga yang dipilih sebagai pemenang utama, demikian ditambahkan oleh <strong>Priyanto Sunarto</strong>. Priyanto juga menjelaskan bahwa dalam proses penjurian ini, semua gambar dari 5 kota penyelenggaraan, di seleksi menjadi<strong> 100 gambar</strong> dalam tahap awal, selanjutnya diseleksi lagi menjadi <strong>25 gambar</strong> dan akhirnya dipilih <strong>10 gambar terbaik, serta 3 pemenang utama.  </strong></p>
<p><strong>Brand Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Fransiska Remila</strong> mengatakan pihaknya menanggapi positif dengan antuasime yang datang dari para peserta yang ikut dalam lomba ini, dan berharap pihaknya bisa mengakomodir keinginan dari pencinta dan penggiat seni rupa dalam kesempatan lain.</p>
<p>Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi:<br />
<strong>Andri Kurniawan</strong><br />
<strong>Public Relations  </strong><br />
<strong>PT. Faber-Castell International Indonesia</strong><br />
Telp    : +62-21-5696 5311 (hunting)<br />
Fax     : +62-21-5696 5316, +62-21-56941790<br />
Email     : andri.kurniawan@faber-castell.co.id<br />
Website : www.faber-castell.co.id</p>
<p align="left"><em> </em><em>Foto :  Dewan juri memperlihatkan 3 gambar pemenang utama</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/3-pemenang-utama-lomba-ilustrasi-faber-castell-2345/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>25 Tahun Cerita Cinta Kahitna</title>
		<link>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/25-tahun-cerita-cinta-kahitna-2330</link>
		<comments>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/25-tahun-cerita-cinta-kahitna-2330#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Oct 2011 20:16:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edza</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Liputan Getart]]></category>
		<category><![CDATA[Bubby]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita Cinta 25 Tahun Kahitna]]></category>
		<category><![CDATA[Danny]]></category>
		<category><![CDATA[David Foster]]></category>
		<category><![CDATA[Hentriesa]]></category>
		<category><![CDATA[Iwan dan Deddy serta Trie Utami]]></category>
		<category><![CDATA[Kahitna]]></category>
		<category><![CDATA[ku Punya Hati dan Suami Terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[Netta KD dan Rita Effendy dan Ronni Waluya]]></category>
		<category><![CDATA[Ruth Sahanaya]]></category>
		<category><![CDATA[Trie Utami]]></category>
		<category><![CDATA[Yovie]]></category>
		<category><![CDATA[Yovie Widianto]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seniman.web.id/getart/?p=2330</guid>
		<description><![CDATA[Ketika sebuah group band atau artis sudah berkarya selama 25 tahun dan masih berlanjut berkarya, pantaslah mereka disebut legenda hidup. Demikian juga Kahitna.
Tahun ini, Kahitna berkarya genap 25 tahun, atau orang menyebutnya tahun perak. Rangkaian ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/10/kahitna-getart.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2331" title="kahitna-getart" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/10/kahitna-getart.jpg" alt="" width="180" height="180" /></a>Ketika sebuah group band atau artis sudah berkarya selama 25 tahun dan masih berlanjut berkarya, pantaslah mereka disebut legenda hidup. Demikian juga Kahitna.</p>
<p>Tahun ini, <a href="http://seniman.web.id/getart/terbitan-getart-terbaru/2330-2330"><strong>Kahitna</strong></a> berkarya genap 25 tahun, atau orang menyebutnya tahun perak. Rangkaian prestasi selama 25 tahun ini dirayakan dengan sebuah karya besar Konser &#8216;<strong><em>Cerita Cinta 25 Tahun Kahitna</em></strong>&#8216; di Jakarta Convention Center pada 15 September 2011 dimana sebanyak 3.500 tiket habis terjual.<br />
<span id="more-2330"></span><br />
Eforia konser Cerita Cinta ini berlanjut dengan dirilisnya kompilasi 25 Tahun Cerita Cinta yang berisi 28 lagu dalam 2 keping cakram atau pita magnetik berdurasi 110 menit. 25 lagu diambil dari seluruh album yang telah mereka hasilkan, dan 2 lagu fresh serta 1 lagu daur ulang karya<strong> Yovie Widianto</strong> sendiri, sang pentolan Kahitna.</p>
<p>Dua lagu yang benar-benar baru berjudul A<strong>ku Punya Hati dan Suami Terbaik</strong>. Satu lagu daur ulang adalah Pastikan yang dulunya dinyanyikan Imaniar pada Festival Lagu Populer Indonesia (FLPI) 1987.</p>
<p><strong> The Band</strong></p>
<p><strong>Kahitna</strong> yang saat ini beranggotakan 9 pria bukanlah Kahitna formasi awal. Bersama <strong>Trie Utami</strong> sebagai vokalis pertamanya, Kahitna menyabet penghargaan pada Light Music Contest (LMC) 1986 sebagai 1st Outstanding Winner dan Trie Utami menjadi Vokalis Terbaik. Pada saat itu, Kahitna masih beranggotakan<strong> Yovie, Bubby, Danny, Hentriesa, Iwan dan Deddy serta Trie Utami</strong>. Berikutnya, tercatat <strong>Ruth Sahanaya, Netta KD dan Rita Effendy dan Ronni Waluya</strong> menjadi bagian dari Kahitna.</p>
<p>Di tahun 1989 mereka mengeluarkan single di album kompilasi. Pada saat itu, formasi mereka adalah Hedi Yunus, Rita Effendy, Neta Kesumah Dewi &amp; Carlo Saba pada vokal dengan personil band Yovie Widianto (keyboard), Danny Daksinaputra (guitar), Tommy (bass guitar), Buddy (drum) dan Syarief Wiradz (perkusi).</p>
<p>Pada tahun 1991, <strong>KAHITNA</strong> meraih sukses dalam ajang BAND EXPLOTION di Tokyo. Di ajang itu mereka berjaya karena memadukan musik etnik madura dengan fusion pada lagu Lajeungan yang berasal dari Madura tapi dalam penulisan judulnya terpengaruh bahasa Sunda. Lajeungan (lajengan) artinya layang-layang.</p>
<p>Di tahun 1996, Ronnie Waluya yang sempat mengisi album pertama, memutuskan untuk keluar dari Kahitna. Formasi tanpa Ronnie Waluya ini berlanjut sampai album Permaisuriku (2000). Pada album berikutnya, Cinta Sudah Lewat (2003), masuklah Mario Ginanjar, yang pernah mengikuti ajang Asia Bagus. Formasi bersama Mario berlanjut sampai sekarang dan Kahitna menjadi solid sampai sekarang.</p>
<p><strong> Kahitna adalah Cerita Cinta.</strong></p>
<p>Semua penggemar Kahitna pasti tau, karya-karya group ini selalu bersentuhan dengan cinta. Tema sederhana tentang cinta bisa menjadi lagu yang indah. Dan, jika kita bertanya pada pendengar Kahitna tentang lagu-lagu Kahitna, banyak dari mereka yang mengatakan “lagu ini gue banget!”. Itulah Kahitna. Itulah Yovie Widianto dan teman-temannya. Yovie memang identik dengan lagu cinta. Tak usah heran karena Yovie memang “titisan”<strong> David Foster,</strong> panutannya.</p>
<p>Cerita Cinta bukanlah lagu pertama yang dibawakan oleh Kahitna di dapur rekaman. Lagu pertama mereka di dunia rekaman adalah Adakah Dia yang muncul di kompilasi 10 Bintang Nusantara 2 dengan formasi seperti disebutkan di atas.</p>
<p>Begitu kuat dan melekatnya lagu yang sekaligus judul album pertamanya, Cerita Cinta, membuat KAHITNA identik dengan cerita cinta. Album ini dirilis tahun 1994, dengan formasi anggota Hedi Yunus, Ronnie Waluya &amp; Carlo Saba pada vokal dan Yovie Widianto (keyboard), Doddy Is (bass), Andrie (gitar), Harry (perkusi), Bambang (keyboard) &amp; Budiana (drum)..</p>
<p>Kahitna melanjutkan karya mereka pada album II (Cantik) tanpa Ronnie Waluya di tahun 1996. Berlanjut ke album Sampai Nanti (1998), Permaisuriku (2000), kompilasi Best Of (2002), Cinta Sudah Lewat (2003), Soulmate (2006) dan Lebih Dari Sekedar Cantik (2010). Pada album Cinta Sudah Lewat sampai yang terakhir ini, suara Mario Ginanjar ikut memperkuat formasi band ini.</p>
<p><strong>The Album</strong></p>
<p>28 lagu di album ini terbagi menjadi 2 cakram atau format pita magnetik 110 menit. Sebagaimana tajuk pada album ini, jelaslah 28 lagu dikurangi 3 lagu baru (oleh Kahitna) artinya 25. 25 Tahun Cerita Cinta.</p>
<p>Sebagai sebuah band yang sudah berkarya selama 25 tahun, membuat kompilasi lagu terbaik bukanlah hal yang sulit. Mereka memiliki 74 lagu dari 7 album milik mereka ditambah 2 lagu yang ada di 2 album kompilasi (Terima Kasih Indonesia &amp; Ibu Bangsa). Tambahan 2 lagu baru dan 1 lagu daur ulang adalah sebuah pembuktian produktivitas seorang Yovie Widianto.</p>
<p>Kedua puluh lima lagu dari album-album Kahitna yang tersaji di album kompilasi ini hampir terbagi rata empat lagu dari tiap album. Hanya album Cerita Cinta dan Permaisuriku saja yang mendapat porsi 2 lagu untuk dimasukkan di kompilasi ini dan 5 lagu diambil dari album Cantik.</p>
<p>Sebagai seorang komposer produktif, lagu-lagu ciptaan Yovie Widianto juga dinyanyikan banyak pelantun lagu. Merenda Kasih pernah dinyanyikan oleh Ruth Sahanaya dan Dea Mirella, Bintang pernah dinyanyikan oleh Lingua, Takkan Terganti dan Menanti pernah dinyanyikan oleh Dea Mirella, Sebatas Mimpi pernah dinyanyikan Rita Effendy, dan Untukku pernah dinyanyikan sang legenda, Chrisye. Sementara, satu lagu ciptaan Carlo Saba (Setahun Kemarin) pernah pula dibawakan oleh Aji Mirza Hakim (Icha Jikustik).</p>
<p>Kahitna adalah Kahitna. Meskipun lagu-lagu tersebut di atas pernah dinyanyikan pelantun lain, kekuatan lagu yang dibawakan Kahitna memang tetap memberikan ciri khas dan kekuatan Kahitna.</p>
<p>Bagi penikmat Kahitna, ikut melagukan 25 lagu dari seluruh album Kahitna bak menyanyikan lagu kebangsaan dan lagu-lagu wajib negara kita yang akhir-akhir ini kalah popular dengan lagu-lagu industri musik Indonesia. Tinggal tekan tombol “play”, mereka pun ikut bersenandung.</p>
<p><strong>Last But Not Least</strong></p>
<p>Satu catatan dari saya, bagus juga lagu Kita Bangun Negeri dari kompilasi Terima Kasih Indonesia (50 Tahun Merdeka) bisa dimasukkan ke kompilasi ini karena lagu ini (masih) sangat kontekstual dengan kondisi negara saat ini dimana banyak politisi yang notabene adalah pimpinan dan panutan hanya bisa berbicara, tak bisa memberikan aksi nyata dalam membangun negara tercinta.</p>
<p>So, selain memberikan lagu cinta kepada pendengarnya, baik juga Kahitna ikut membangkitkan pendengar lagu Indonesia untuk ikut membangun bangsa ini. “Berjuang bukan hanya bersuara, lebih berarti dengan karya nyata”</p>
<p><a href="http://www.facebook.com/singolion" target="_blank"><strong>Singo</strong></a><br />
penikmat lagu Indonesia</p>
<p><strong>Note:</strong></p>
<ol>
<li><em>Ulasan ini ditulis bukan oleh pengamat musik, namun oleh seorang pemilik karya Kahitna komplit.</em></li>
<li><em>Jika teman ingin men-share note ini, mohon cantumkan link dan nama penulis. Anda bukan plagiator, kan?</em></li>
</ol>
<p><a href="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/10/getart-kahitna.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2332" title="getart-kahitna" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/10/getart-kahitna.jpg" alt="" width="500" height="666" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/25-tahun-cerita-cinta-kahitna-2330/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Toyzmania  2011</title>
		<link>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/toyzmania-2011-2322</link>
		<comments>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/toyzmania-2011-2322#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2011 07:24:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edza</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Liputan Getart]]></category>
		<category><![CDATA[Alien]]></category>
		<category><![CDATA[anime]]></category>
		<category><![CDATA[bleach]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[gundam]]></category>
		<category><![CDATA[hingga game. Seperti naruto]]></category>
		<category><![CDATA[KOMIK]]></category>
		<category><![CDATA[onepiece]]></category>
		<category><![CDATA[Predator]]></category>
		<category><![CDATA[Resident Evi]]></category>
		<category><![CDATA[Terminator]]></category>
		<category><![CDATA[Toyzmania]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seniman.web.id/getart/?p=2322</guid>
		<description><![CDATA[Mendekati akhir tahun 2011, para penggemar mainan di Ibukota kembali dimanjakan dengan kehadiran pameran mainan bernama The 4th Toyz Mania 2011. Di pameran yang berlangsung pada 3 &#38; 4 Desember di Blok M Plaza, para ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/10/getart-figure.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2323" title="getart-figure" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/10/getart-figure-300x296.jpg" alt="" width="300" height="296" /></a>Mendekati akhir tahun 2011, para penggemar mainan di Ibukota kembali dimanjakan dengan kehadiran pameran mainan bernama The 4th Toyz Mania 2011. Di pameran yang berlangsung pada 3 &amp; 4 Desember di Blok M Plaza, para pengunjung bisa menemukan berbagai ragam mainan yang lengkap dari 80 seller (standbooth) toys ternama di indonesia</p>
<p>Mulai dari <em>action figure, gundam/model-kit, hottoys, figma, gasaphon, statue, trading figure hingga die cast</em>, semuanya akan menghiasi hampir di semua sudut lokasi pameran. Yang tentunya hadir dengan berbagai macam kategori, mulai dari yang umum dijual hingga yang masuk kedalam kategori koleksi langka dan berharga hingga jutaan bahkan puluhan juta rupiah.<span id="more-2322"></span></p>
<p>Seperti pada umumnya pameran mainan, action figure selalu menjadi primadona dan incaran para kolektornya. Para peserta pameran tampaknya paham betul atas apa yang diinginkan oleh para pengunjung. Sehingga hampir seluruh peserta memenuhi lapaknya dengan beragam jenis action figure dari tokoh-tokoh <strong>anime, komik, film, hingga game. Seperti naruto, bleach, onepiece, gundam, Alien, Terminator, Predator, Resident Evi</strong>l, dan lainnya.</p>
<p>Di sisi lain, kali ini Star Synergy selaku penyelenggara pameran ini akan membuat New Concept di segment acara … yaitu mengadakan KOLABORASI sesuai Dengan konsep mereka tahun ini “FUSION” yang tentunya akan melibatkan beberapa komunitas yang mendukung acara The 4th toyz mania 2011, contohnya:<br />
<strong>Fusion Drawing manga</strong> (memperpadukan 2 komunitas drawing manga yang akan menggambar di panggung dalam satu konsep)<br />
<strong>Fusion Cabarrete</strong> ( Memperpadukan Antara para Cosplayer Dengan Magician Dalam satu panggung dengan cerita yang menarik)<br />
<strong>Fusion Cosplayer</strong> Lokal Dan Jepang(Memperpadukan Cosplayer Asli Ala Indonesia Dengan Cosplay Ala Jepang dalam satu Panggung)<br />
Dan masih banyak lagi acara menarik lainnya seperti pertandingan cosplay, tamiya, yoyo, performance K-Dance dll…</p>
<p>Bahkan di tahun 2011 ini <a href="http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/toyzmania-2011-2322">Toyzmania</a> akan mengeluarkan 5 buah Diecast Special Edition (Edisi khusus The 4th Toyzmania 2011) sebagai doorprize, tentunya jangan sampai terlewatkan kesempatan untuk mendapatkan merchandize yang hanya keluar di Event ini </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/toyzmania-2011-2322/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>A Tribute To KLa Project</title>
		<link>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/a-tribute-to-kla-project-2316</link>
		<comments>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/a-tribute-to-kla-project-2316#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Oct 2011 07:26:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edza</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Liputan Getart]]></category>
		<category><![CDATA[A Tribute To KLa Project]]></category>
		<category><![CDATA[Agnes Monica]]></category>
		<category><![CDATA[Ari Lasso]]></category>
		<category><![CDATA[Astrid]]></category>
		<category><![CDATA[Dira Sugandi]]></category>
		<category><![CDATA[Jikustik]]></category>
		<category><![CDATA[Kotak]]></category>
		<category><![CDATA[Once]]></category>
		<category><![CDATA[Tangga]]></category>
		<category><![CDATA[Tipe-X]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Yovie & Nuno]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seniman.web.id/getart/?p=2316</guid>
		<description><![CDATA[Tak ada yang lebih menggembirakan bagi seorang fans sebuah band atau seorang artis kecuali terus dapat menikmati karya-karya artis pujaannya.
Begitu juga saya yang begitu mendengar akan adanya album A Tribute To KLa Project, langsung kesabaran ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/10/A-Tribute-To-KLa-Project-getart.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2317" title="A Tribute To KLa Project getart" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/10/A-Tribute-To-KLa-Project-getart.jpg" alt="" width="180" height="180" /></a>Tak ada yang lebih menggembirakan bagi seorang fans sebuah band atau seorang artis kecuali terus dapat menikmati karya-karya artis pujaannya.<br />
Begitu juga saya yang begitu mendengar akan adanya album <a href="http://seniman.web.id/getart/terbitan-getart-terbaru/2316-2316"><strong>A Tribute To KLa Project</strong></a>, langsung kesabaran saya tak berhenti menunggu rilisnya album tersebut. Dan, ketika di social networking sudah ada yang menyebar gossip sudah tersedianya album itu, saya tak mau ketinggalan, dan setiap hari (sebelum tanggal rilis) mengunjungi gerai dimana album tersebut didistribusikan.<br />
Akhirnya, pada hari-H, konsentrasi saya tertuju pada gerai mini-market penjual album A Tribute To KLa Project. Penasaran, seperti apakah jika lagu-lagu KLa Project dibawakan dengan interpretasi kekinian. Apakah lebih indah dari warna aslinya, atau ………<br />
Tanpa menunggu waktu, sampai lupa waktu mengisi perut siang hari, album ini langsung saya putar berulang kali, untuk memutar memory masa lalu dalam bingkai masa sekarang.</p>
<p><span id="more-2316"></span><br />
<strong>The Album</strong></p>
<p>Album A Tribute To KLa Project berisi 10 lagu dari seluruh karya KLa Project sejak album pertama (KLa Project, 1989) sampai album KLasik (2000) dan dibagi menjadi 3 bagian atas dasar label yang menaungi KLa Project sejak awal sampai akhir. Bagian pertama adalah album KLa Project (1989) dan Kedua (1990) yang waktu itu berada di bawah bendera Team Records dengan judul warna merah. Lagu yang ditampilkan adalah Tentang Kita, Lantai Dansa, Yogyakarta dan Semoga. Hanya saja, saya sedikit bertanya mengapa Semoga dikelompokkan dalam judul warna biru (seharusnya merah donk), dimana warna ini menampilkan lagu-lagu ketika KLa Project bernaung di bawah bendera Pro Sound. Semestinya warna biru ini ditujukan untuk Terpurukku Di Sini dari album Ungu (1994), Bahagia Tanpamu dan Meski Tlah Jauh dari album V (1995). Perjalanan berlanjut pada bagian ketiga dengan judul warna kuning. Sudi Turun Ke Bumi, Prasangka dan Menjemput Impian adalah lagu-lagu yang diambil dari album Sintesa (1998) dan KLasik (2000), saat KLa Project bernaung di bawah bendera Sony Music.</p>
<p><strong>The Songs</strong></p>
<p>Apa yang diharapkan fans tidaklah selalu sama dengan apa yang ada di benak KLa Project. Fans biasanya berpikir lagu-lagu yang mereka suka sedangkan KLa Project pasti mempunyai pertimbangan lain, misalnya artist yang lebih cocok dan mumpuni membawakan lagu pilihan di album ini mengingat sejak dulu KLa Project punya pendirian yang teguh dengan pendiriannya dalam bermusik. Hal lain yang mungkin menjadi pertimbangan adalah nilai jual masing-masing artis untuk ikut “menjual” album ini. Tapi, saya bisa saja salah. Anyway, sebagai penggila KLa Project, saya nurut saja karena 90% lagu mereka saya suka. Syukurlah, lagu Semoga dan Meski Tlah Jauh masuk di album ini, dan saya bahagia.<br />
Urutan pertama di album ini adalah Tentang Kita dibawakan oleh RAN. Inilah awal karir KLa Project. Lagu yang awalnya muncul sebagai single di kompilasi 10 Bintang Nusantara (1988) dan berhasil memaksa lagu “turun tahta” tiga bulan kemudian. Pada awalnya, album kompilasi ini menempatkan Tentang Kita di urutan A2 (jaman kaset kan ada A dan B ya?). Tiga bulan kemudian, Tentang Kita menyodok ke A1 dan album ini dicetak ulang, termasuk covernya direvisi. Tentang Kita akhirnya masuk di album pertama KLa Project (1989). Dan, RAN cukup menggigit membawakan lagu ini.</p>
<p>Disusul Lantai Dansa dari album yang sama, dibawakan oleh The Upstair’s. Jika saja saya memilih, lagu rancak yang saya inginkan adalah Lagu Baru dari album Kedua (1990) dan cocok juga rasanya dibawakan group SKA seperti Tipe-X. hmm…..</p>
<p>Lagu <strong>Yogyakarta</strong> dibawakan oleh Ungu menjadi lagu ketiga di album ini. Siapa sih yang tak kenal lagu Yogyakarta (album Kedua, 1990)? Sebuah lagu yang memberi identitas bagi KLa Project maupun kota Yogyakarta itu sendiri sampai kelompok ini mendapat penghargaan dari Sri Sultan Hamengku Buwono X dan album Kedua pun menyabet beberapa penghargaan dari dunia musik Indonesia. Sayangnya, lagu ini sedikit kepleset dengan cengkok melayu yang dilafalkan vokalis Ungu pada lirik “….ada setangkup dalam rindu” dan “penuh selaksa makna”. Buat saya, ini mengurangi keindahan lagu aslinya.</p>
<p>Lagu Semoga (masih dari album Kedua) dibawakan oleh Vidi Aldiano menyusul kemudian. Inilah lagu favorit saya dari KLa Project. Dengan vocal director Irvan Natadiningrat (ex ME), saya terlalu subyektif mengomentari lagu ini. Yang jelas, saya suka juga lagu ini dibawakan Vidi. Adakah peran penting vocal director dalam membuat lagu ini tetap indah? Mestinya iya sih.</p>
<p>Terpurukku Di Sini dari album Ungu (1994) menjadi lagu berikutnya. Lagu yang liriknya KLa banget ini, terdengar “empuk” dibawakan oleh Ahmad Dani dengan sedikit sentuhan techno yang kental di lagu-lagu KLa pada album Pasir Putih.<br />
Violet, artis besutan baru yang bernaung di bawah bendera KLa Corp, menyusul melagukan Bahagia Tanpamu, yang aslinya ada di album V (1995). Di sini, suara gesekan biola terasa menonjol, serasa lagu ini dihiasi orkestrasi. Asyik juga sih.<br />
Pongki Barata, yang pada awal karir bermusiknya di Jikustik menyanyikan Maaf dan suaranya terdengar mirip Katon Bagaskara, mendapat bagian lagu ketujuh, Meski Tlah Jauh (album V, 1995). Lagu aslinya yang penuh dengan lengkingan suara khas Lilo yang nge-rock – dan di konser-konser KLa selalu memberi kesempatan Katon Bagaskara rehat sejenak – menjadi lebih pop sweet dengan bantuan Sophie Navita, istrinya.</p>
<p>Berlanjut ke lagu berikutnya, Sudi Turun Ke Bumi, dibawakan oleh Babas, yang namanya sangat asing bagi saya. Lagu dari album Sintesa (1998) ini secara pasar kurang berhasil tapi secara artistic adalah album “genius” dari KLa Project. Suara Babas yang agak nge-bass, membuat lagu ini tidak segarang aslinya namun lagu ini menjadi kental dengan suasana rock.<br />
Dua lagu berikutnya adalah Prasangka dan Menjemput Impian dari album KLasik (2000). Prasangka dipercayakan kepada Maliq &amp; D’Essentials. Maliq berhasil membawakan lagu ini dengan sentuhan jazzy. Rasanya fresh dan sejuk kayak jeruk!</p>
<p>Menjemput Impian yang dulu menjadi soundtrack sinetron menjadi lagu terakhir pada album ini. Dan, Kerispatih yang digawangi Badai pasti mendapat kehormatan menjadi pembawa lagu ini mengingat Badai memang mengidolakan KLa Project. Serasa mendengarkan lagu KLa Project rasa Kerispatih.<br />
The Artists</p>
<p>Sebagaimana album-album A Tribute To… , pemilihan penyanyi untuk masing-masing lagu menjadi tantangan tersendiri karena setiap pilihan harus mempertimbangkan nilai jual album secara keseluruhan. Sebagian besar pengisi album ini adalah penyanyi yang sudah dikenal, dan sisanya masih agak asing di dunia musik Indonesia.</p>
<p>Secara teknis, pemilihan artis untuk album seperti ini memiliki kesulitan tersendiri karena masing-masing artis bernaung di recording company yang berbeda. Dan, usahan menyatukan mereka di satu album seperti ini, patut mendapat apresiasi berlebih dan acungan jempol lebih dari dua tangan.<br />
Secara keseluruhan, secara pribadi, saya happy dengan album ini. Para pembawa lagu di album ini berhasil mengingatkan saya pada lagu-lagu aslinya dalam bingkai yang tak kalah nikmat. Mereka pantas diacungi jempol dalam membawakan lagu-lagu di album ini mengingat aransemen &amp; lirik lagu-lagu KLa Project bukanlah lagu yang lazim. Mereka memiliki kesulitan tertentu untuk dibawakan penyanyi lain yang tidak siap dan hanya memiliki musikalitas standard (umum).</p>
<p><strong>The Distribution</strong></p>
<p>Penjualan album A Tribute To KLa Project ini cukup taktis dan jenius. Belajar dari album sebelumnya (KLa Returns dan eXellentia) yang secara distribusi kurang merata karena hanya lewat toko kaset (baik tradisional maupun berjaringan), menjual lewat gerai berjaringan bukanlah metode baru. Sudah beberapa artis menjual karyanya lewat restoran cepat saji penjual ayam goreng dan dirasa cukup berhasil. Tapi, penjualan lewat gerai restoran cepat saja sedikit mengandung pemaksaan karena pembeli “dipaksa” membeli ayam goreng yang tak semua orang suka karena alasan kesehatan.<br />
Lewat mini-market berjaringan sampai ke tingkat desa, distribusi penjualan ini pasti lebih massive. KLanese yang tersebar ke seluruh penjuru negeri, dengan mudah bisa menemukan gerai mini-market tersebut. Saat ini, penjualan lewat toko kaset memang bukan pilihan yang bagus meskipun tetap perlu. Beberapa pembeli masih percaya diri melangkahkan kaki menuju toko kaset.</p>
<p><strong>Semoga</strong></p>
<p>Selain harapan optimis atas penjualan album via mini-market berjaringan, saya berharap Semoga saja masih ada A Tribute To KLa Project lanjutan. Dan, jika saya diminta memilih, saya ingin lagu-lagu berikut bisa masuk ke album lanjutan tersebut: Anak Dara, Lagu Baru, Datanglah Pesona, Hey, Tak Bisa Ke Lain Hati, Romansa, Gerimis, Saujana, Tambah Usia, Kidung Mesra.<br />
Dan, artis yang ikut mendukung yang ada di benak saya adalah: <strong>Agnes Monica, Ari Lasso, Astrid, Dira Sugandi, Jikustik, Kotak, Once, Tangga, Tipe-X, Yovie &amp; Nuno</strong>.<br />
Tentu saja, ini adalah pilihan pribadi yang harus dikompromikan dengan seluruh hal teknis yang jauh dari jangkauan saya.<br />
Last but not least, jika teman-teman adalah penggemar KLa Project dan juga penggemar artis yang ambil bagian dari album ini, membeli album yang asli bukanlah hal yang mengecewakan.</p>
<p><strong>Note:</strong><br />
<em>Review ini ditulis bukan oleh pengamat musik, namun oleh seorang fans KLa Project dengan tetap mengindahkan obyektivitas.</em></p>
<p><strong> singo</strong><br />
<a href="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/10/album-A-Tribute-To-KLa-Project.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2318" title="album A Tribute To KLa Project" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/10/album-A-Tribute-To-KLa-Project.jpg" alt="" width="499" height="374" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/a-tribute-to-kla-project-2316/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merchandise gratis dari GETART</title>
		<link>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/merchandise-gratis-dari-getart-2173</link>
		<comments>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/merchandise-gratis-dari-getart-2173#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Sep 2011 08:56:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edza</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Liputan Getart]]></category>
		<category><![CDATA[dari]]></category>
		<category><![CDATA[getart]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[merchandise]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seniman.web.id/getart/?p=2173</guid>
		<description><![CDATA[Mau mendapatkan 5  Merchandise gratis senilai 100 ribu rupiah  dari http://getart.web.id ?
Caranya sangat mudah, gratis dan merakyat. Bagi teman-teman yang punya blog, web portal dan apas ajalah, tulis review tentang http://getart.web.id .
Syaratnya sangat mudah , ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/09/merchandise-getart-gratis.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2174" title="merchandise-getart-gratis" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/09/merchandise-getart-gratis.jpg" alt="" width="300" height="180" /></a>Mau mendapatkan 5  <a href="http://seniman.web.id/getart/merchandise" target="_blank">Merchandise</a> <a href="http://seniman.web.id/getart/terbitan-getart-terbaru/merchandise-gratis-dari-getart-2173">gratis</a> senilai 100 ribu rupiah  dari <strong><a href="http://getart.web.id" target="_blank">http://getart.web.id</a></strong> ?<br />
Caranya sangat mudah, gratis dan merakyat. Bagi teman-teman yang punya blog, web portal dan apas ajalah, tulis review tentang <strong>http://getart.web.id</strong> .<br />
<strong>Syaratnya sangat mudah</strong> , <strong>Gratis</strong> dan <strong>merakyat</strong> adalah sebagai berikut:<span id="more-2173"></span></p>
<ol>
<li>Review berisi tentang <strong>http://getart.web.id</strong> . <em>Kabar dunia desain, pertunjukan dan kreasi, info lomba, seni dan multimedia, terbitan terbaru,</em> dan apa sajalah yang penting nulis yang kreatif.</li>
<li>Memasukkan <strong>link</strong> <strong>&#8220;&#8221; http://getart.web.id&#8221;"</strong> di dalam review</li>
<li>Tulisan tidak memuat kandungan <strong>SARA, POLITIK .</strong></li>
<li>Tulisan minimal 500 karakter</li>
<li>Deadline untuk mempublish review adalah <strong>25 Oktober 2011</strong> (masih lama kan hehehe..)</li>
<li>Tinggalkan alamat website tulisan teman-teman pada bagian komentar di web <strong>http://getart.web.id </strong> ini agar bisa kami intip review teman-teman.</li>
<li>5 Pemenang yang mendapatkan <strong>Merchandise</strong> akan diumumkan pada tanggan 26 Oktober 2011</li>
</ol>
<p>Cepat tulis review tentang <strong>http://getart.web.id</strong> dan dapatkan  <strong>Merchandise</strong> dari<strong> http://getart.web.id</strong> senilai <strong>100 ribu rupiah</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/merchandise-gratis-dari-getart-2173/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>GALERI GRAFITI PERTAMA DI INDONESIA RESMI DIBUKA</title>
		<link>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/galeri-graffiti-pertama-di-indonesia-resmi-dibuka-1986</link>
		<comments>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/galeri-graffiti-pertama-di-indonesia-resmi-dibuka-1986#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Aug 2011 01:27:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edza</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Liputan Getart]]></category>
		<category><![CDATA[aerosoul]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[graffiti]]></category>
		<category><![CDATA[Olli Fraenkel]]></category>
		<category><![CDATA[seni graffiti]]></category>
		<category><![CDATA[seniman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seniman.web.id/getart/?p=1986</guid>
		<description><![CDATA[BALI, Seminyak 4 Agustus 2011 &#8211; aerosoul.indonesia Indonesia’s first pure graffiti gallery, hari ini membuka galeri pertamanya yang mengusung tema street art bertempat di Jl. Drupadi 2 no.90a Seminyak, Bali. Galeri spesialis 3D graffiti ini ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/08/1-getart.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1987" title="1-getart" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/08/1-getart-200x300.jpg" alt="" width="200" height="300" /></a><a href="http://seniman.web.id/getart/terbitan-getart-terbaru/galeri-graffit…a-resmi-dibuka-1986">BALI</a></strong>, Seminyak 4 Agustus 2011 &#8211; <strong>aerosoul</strong>.indonesia Indonesia’s first pure graffiti gallery, hari ini membuka galeri pertamanya yang mengusung tema street art bertempat<strong> di Jl. Drupadi 2 no.90a Seminyak, Bali</strong>. Galeri spesialis 3D graffiti ini menawarkan hasil karya graffiti pada kanvas dengan berbagai ukuran, print digital dengan limited number dan hand painted shirts.</p>
<p>Keberadaan <strong>graffiti</strong> di Indonesia saat ini berkembang dengan baik dan mendapat respon yang positif dari para kalangan muda dan pencinta seni pada umumnya. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya acara yang bertemakan street art serta antusias publik terhadap seni yang dikenal sebagai seni jalanan ini. <span id="more-1986"></span></p>
<p>Semakin berkembangnya <strong>seni graffiti</strong> di tanah air, juga diiringi banyaknya bermunculan komunitas dan seniman graffiti (bomber) di kota-kota besar. Hasil karyanya dapat dijumpai ditembok sudut-sudut kota, ditembok kolong-kolong jembatan, diarea jalur kereta api dan sebagainya.</p>
<p>Goresan warna, bentuk dan kalimat yang identik dengan provokasi menimbulkan pro dan kontra karena dianggap mengurangi keindahan dan keserasian tempat. Namun, graffiti tetap merupakan ekspresi seni yang harus dihargai.</p>
<p>“Mengingat Bali adalah pintu seni internasional yg dikunjungi oleh wisatawan dunia, kami ingin memberikan kesempatan graffiti Indonesia agar dapat dinikmati oleh wisatawan mancanegara,” Ujar<strong> Olli Fraenkel</strong>, seniman graffiti asal Jerman yang dikenal dengan asie.one yang juga sebagai Art Consultant aerosoul.indonesia.  “Karena Saya tahu ada banyak bakat dan kreatifitas yang dimiliki oleh orang-orang Indonesia yang tidak kalah dengan seniman dunia dan mereka sangat exciting sekali bergabung dengan galeri kami,” tegasnya lebih lanjut.</p>
<p>Untuk dapat mengikutsertakan hasil karya graffiti digaleri aerosoul.indonesia, karya tersebut harus berupa graffiti, stencils art atau graffiti lainnya pada media canvas. Tidak ada batasan motif, warna maupun style atau gaya. “Kami tidak membedakan antara profesional atau amatir artis, ditempat kami semua orang mendapatkan kesempatan yang sama untuk menuangkan ide dan karyanya,” tutup <strong>Olli Fraenkel</strong>.</p>
<p>Tentang aerosoul.indonesia<br />
aerosoul.indonesia adalah agen kreatif dibidang seni yang merupakan tempat para seniman street art berkumpul dan bersosialisasi. Spesialis retail store dan galeri yang menawarkan karya seni graffiti yang unik, street wear fashion, 3D Graffiti fine art, dan wall project advertisement. aerosoul.indonesia juga memberi kesempatan kepada seniman graffiti lokal ditanah air untuk berpartisipasi mengikutsertakan hasil karyanya.</p>

<a href='http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/galeri-graffiti-pertama-di-indonesia-resmi-dibuka-1986/attachment/5-getart' title='5-getart'><img width="150" height="150" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/08/5-getart-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="5-getart" title="5-getart" /></a>
<a href='http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/galeri-graffiti-pertama-di-indonesia-resmi-dibuka-1986/attachment/7-getart' title='7-getart'><img width="150" height="150" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/08/7-getart-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="7-getart" title="7-getart" /></a>
<a href='http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/galeri-graffiti-pertama-di-indonesia-resmi-dibuka-1986/attachment/2-getart' title='2-getart'><img width="150" height="150" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/08/2-getart-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="2-getart" title="2-getart" /></a>
<a href='http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/galeri-graffiti-pertama-di-indonesia-resmi-dibuka-1986/attachment/getart-6' title='-getart'><img width="150" height="150" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/08/getart-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="-getart" title="-getart" /></a>
<a href='http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/galeri-graffiti-pertama-di-indonesia-resmi-dibuka-1986/attachment/3-getart' title='3-getart'><img width="150" height="150" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/08/3-getart-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="3-getart" title="3-getart" /></a>
<a href='http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/galeri-graffiti-pertama-di-indonesia-resmi-dibuka-1986/attachment/4-getart' title='4-getart'><img width="150" height="150" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/08/4-getart-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="4-getart" title="4-getart" /></a>
<a href='http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/galeri-graffiti-pertama-di-indonesia-resmi-dibuka-1986/attachment/1-getart' title='1-getart'><img width="150" height="150" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/08/1-getart-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="1-getart" title="1-getart" /></a>
<a href='http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/galeri-graffiti-pertama-di-indonesia-resmi-dibuka-1986/attachment/6-getart' title='6-getart'><img width="150" height="150" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/08/6-getart-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="6-getart" title="6-getart" /></a>

<p>Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:</p>
<p>Chaulan Fatrysa Shintamy<br />
Marketing Communication<br />
HP: 0812 147 25 95 25<br />
Email: chaulan@aerosoul-indonesia.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/galeri-graffiti-pertama-di-indonesia-resmi-dibuka-1986/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Telah meninggal dunia Aktor/sutradara Adrianus Heru Kesawa Murti</title>
		<link>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/telah-meninggal-dunia-aktorsutradara-adrianus-heru-kesawa-murti-1965</link>
		<comments>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/telah-meninggal-dunia-aktorsutradara-adrianus-heru-kesawa-murti-1965#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Aug 2011 07:42:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edza</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Liputan Getart]]></category>
		<category><![CDATA[Adrianus]]></category>
		<category><![CDATA[Bagong]]></category>
		<category><![CDATA[Bina]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Gandrik]]></category>
		<category><![CDATA[Heru]]></category>
		<category><![CDATA[Kesawa]]></category>
		<category><![CDATA[Kusdiarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Mbangun]]></category>
		<category><![CDATA[Murti]]></category>
		<category><![CDATA[Padepokan]]></category>
		<category><![CDATA[Pak]]></category>
		<category><![CDATA[Teater]]></category>
		<category><![CDATA[TVRI]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seniman.web.id/getart/?p=1965</guid>
		<description><![CDATA[Telah meninggal dunia Aktor/sutradara Adrianus Heru Kesawa Murti .
Pentolan Teater Gandrik dan penulis skenario film, yang akrab disapa Pak Bina, meninggal dunia pada usia 54 tahun 1 Agustus 2011. Tokoh Pak Bina di acara Mbangun ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/08/Adrianus-Heru-Kesawa-Murti-getart.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1966" title="Adrianus-Heru- Kesawa-Murti- getart" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/08/Adrianus-Heru-Kesawa-Murti-getart-233x300.jpg" alt="" width="233" height="300" /></a><a href="http://seniman.web.id/getart/terbitan-getart-terbaru/1965-1965"><strong>Telah meninggal dunia Aktor/sutradara Adrianus Heru Kesawa Murti</strong></a> .<br />
Pentolan<strong> Teater Gandrik</strong> dan penulis skenario film, yang akrab disapa <strong>Pak Bina</strong>, meninggal dunia pada usia 54 tahun 1 Agustus 2011. Tokoh Pak Bina di acara <strong>Mbangun Desa TVRI Yogyakarta</strong>, Jenazah akan dimakamkan selasa 2 Agustus 2011 di Sembungan Kasihan, Siang ini jenasah disemayamkan di <strong>Padepokan Bagong Kusdiarjo</strong>, kasihan Bantul Yogyakarta</p>
<p><span id="more-1965"></span></p>
<p>Foto diambil dari FB Heru Kesawa Murti</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/telah-meninggal-dunia-aktorsutradara-adrianus-heru-kesawa-murti-1965/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Radio Getart</title>
		<link>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/radio-getart-1635</link>
		<comments>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/radio-getart-1635#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Apr 2011 08:09:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edza</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Liputan Getart]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[getart]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Radio Getart]]></category>
		<category><![CDATA[wayang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seniman.web.id/getart/?p=1635</guid>
		<description><![CDATA[Radio Getart adalah radio online yang memberikan informasi budaya. Selain informasi budaya Getart radio juga memberikan siaran seperti wayang, campur sari dan berbagai kesenian yang ada di Jogja pada Khusnya dan Indonesia pada umumnya.
Kunjungi dan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/04/Getart-radio-online.jpg"><img class="size-full wp-image-1636 alignleft" title="Getart-radio-online" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/04/Getart-radio-online.jpg" alt="" width="300" height="150" /></a><a href="http://seniman.web.id/getart/terbitan-getart-terbaru/1635-1635"><strong>Radio Getart</strong></a> adalah<strong> radio online</strong> yang memberikan informasi <strong>budaya</strong>. Selain informasi budaya Getart radio juga memberikan siaran seperti <a title="Dari Wayang Hingga Keistimewaan" href="http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/dari-wayang-hingga-keistimewaan-1436" target="_blank"><strong>wayang</strong></a>, campur sari dan berbagai kesenian yang ada di <strong>Jogja </strong>pada Khusnya dan Indonesia pada umumnya.<br />
Kunjungi dan dengarkan radio getart melalui link ini</p>
<p><a href="http://radio.warnamusik.com"><strong>Radio GETART</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/radio-getart-1635/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Coming Soon Metamorfosis</title>
		<link>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/coming-soon-metamorfosis-1563</link>
		<comments>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/coming-soon-metamorfosis-1563#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Apr 2011 15:02:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edza</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Liputan Getart]]></category>
		<category><![CDATA[2011]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[baceman]]></category>
		<category><![CDATA[bakmi]]></category>
		<category><![CDATA[BANDUNG]]></category>
		<category><![CDATA[batik jogja]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[Beksan Paba]]></category>
		<category><![CDATA[Beksan Paka]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Duka]]></category>
		<category><![CDATA[Bernyanyi]]></category>
		<category><![CDATA[besengek]]></category>
		<category><![CDATA[Biennale Anak]]></category>
		<category><![CDATA[cenil]]></category>
		<category><![CDATA[dan angkringan]]></category>
		<category><![CDATA[dan dolanan anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[dawet]]></category>
		<category><![CDATA[desain]]></category>
		<category><![CDATA[download]]></category>
		<category><![CDATA[dunia anak]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[FISIP]]></category>
		<category><![CDATA[fotografi]]></category>
		<category><![CDATA[getart]]></category>
		<category><![CDATA[gethuk]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[hadiah]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Mencari Bakat]]></category>
		<category><![CDATA[ISI]]></category>
		<category><![CDATA[jadah]]></category>
		<category><![CDATA[jadwal]]></category>
		<category><![CDATA[Jagongan Wagen]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jathilan]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa]]></category>
		<category><![CDATA[jenang sungsum]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[Kangen]]></category>
		<category><![CDATA[Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian]]></category>
		<category><![CDATA[KHP]]></category>
		<category><![CDATA[kipo]]></category>
		<category><![CDATA[Klana Topeng Gagah]]></category>
		<category><![CDATA[KOMIK]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Seni]]></category>
		<category><![CDATA[Kraton]]></category>
		<category><![CDATA[Kridha]]></category>
		<category><![CDATA[krupuk telo]]></category>
		<category><![CDATA[kunthulan]]></category>
		<category><![CDATA[kuntulan]]></category>
		<category><![CDATA[kuybro siswo]]></category>
		<category><![CDATA[lengger tapeng]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[lomba foto]]></category>
		<category><![CDATA[lumpia]]></category>
		<category><![CDATA[majalah online grartis]]></category>
		<category><![CDATA[manggut lele]]></category>
		<category><![CDATA[Mardawa]]></category>
		<category><![CDATA[Menunggu]]></category>
		<category><![CDATA[Metamorfosis]]></category>
		<category><![CDATA[montro]]></category>
		<category><![CDATA[musik Phekbung]]></category>
		<category><![CDATA[Ngayogya]]></category>
		<category><![CDATA[nini thowok]]></category>
		<category><![CDATA[pameran]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar]]></category>
		<category><![CDATA[pasar kangen jogja]]></category>
		<category><![CDATA[pecel]]></category>
		<category><![CDATA[Pementasan]]></category>
		<category><![CDATA[pertunjukan]]></category>
		<category><![CDATA[Reog]]></category>
		<category><![CDATA[rewe-rewe]]></category>
		<category><![CDATA[ronde]]></category>
		<category><![CDATA[sego gudangan]]></category>
		<category><![CDATA[seni]]></category>
		<category><![CDATA[seni tari]]></category>
		<category><![CDATA[seniman]]></category>
		<category><![CDATA[slondok]]></category>
		<category><![CDATA[solidaritas]]></category>
		<category><![CDATA[srabi cocor]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Budaya Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Teater]]></category>
		<category><![CDATA[Thethelan]]></category>
		<category><![CDATA[thiwul]]></category>
		<category><![CDATA[Toprak lesung]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>
		<category><![CDATA[tradisonal]]></category>
		<category><![CDATA[wayang]]></category>
		<category><![CDATA[wayang kulit]]></category>
		<category><![CDATA[WIB]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seniman.web.id/getart/?p=1563</guid>
		<description><![CDATA[Tunggu sebuah Metamorfosis dari getart yang lebih berkarakter
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/04/coming-soon-getart.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-1564" title="coming-soon-getart" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/04/coming-soon-getart.jpeg" alt="" width="225" height="225" /></a>Tunggu sebuah <a href="http://seniman.web.id/getart/terbitan-getart-terbaru/coming-soon-metamorfosis-1563">Metamorfosis</a> dari <a href="http://getart.web.id">getart</a> yang lebih <strong>berkarakter</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/coming-soon-metamorfosis-1563/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>April Mop t shirt discount</title>
		<link>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/april-mop-t-shirt-discont-1459</link>
		<comments>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/april-mop-t-shirt-discont-1459#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Mar 2011 06:56:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edza</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Liputan Getart]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[April]]></category>
		<category><![CDATA[BANDUNG]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Duka]]></category>
		<category><![CDATA[Biennale Anak]]></category>
		<category><![CDATA[desain]]></category>
		<category><![CDATA[design]]></category>
		<category><![CDATA[download]]></category>
		<category><![CDATA[dunia anak]]></category>
		<category><![CDATA[Esqif]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[FISIP]]></category>
		<category><![CDATA[fotografi]]></category>
		<category><![CDATA[getart]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[KOMIK]]></category>
		<category><![CDATA[lomba foto]]></category>
		<category><![CDATA[majalah online grartis]]></category>
		<category><![CDATA[Mop]]></category>
		<category><![CDATA[Queenfireworks]]></category>
		<category><![CDATA[seniman]]></category>
		<category><![CDATA[SYAHARANI]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seniman.web.id/getart/?p=1459</guid>
		<description><![CDATA[
&#160;
&#160;
&#160;
&#160;
&#160;
&#160;
&#160;
&#160;
April Mop t shirt discont 20% all items.
kecuali Promopack 
Mail to : esqief@queenfireworks.com
Lihat di www.queenfireworks.com
 Mulai 26 Maret s/d 10 April 2011
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/03/april-mob2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1461" title="april mob2" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/03/april-mob2.jpg" alt="" width="454" height="300" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://seniman.web.id/getart/terbitan-getart-terbaru/april-mop-t-shirt-discont-1459"><strong>April Mop</strong></a> t shirt discont 20% all items.<br />
kecuali <strong>Promopack </strong><br />
Mail to : esqief@queenfireworks.com<br />
Lihat di www.queenfireworks.com<a href="http://www.queenfireworks.com/"><br />
</a> Mulai 26 Maret s/d 10 April 2011</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/april-mop-t-shirt-discont-1459/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dari Wayang Hingga Keistimewaan</title>
		<link>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/dari-wayang-hingga-keistimewaan-1436</link>
		<comments>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/dari-wayang-hingga-keistimewaan-1436#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Mar 2011 07:52:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edza</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Liputan Getart]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[BANDUNG]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Duka]]></category>
		<category><![CDATA[Biennale Anak]]></category>
		<category><![CDATA[desain]]></category>
		<category><![CDATA[design]]></category>
		<category><![CDATA[download]]></category>
		<category><![CDATA[dunia anak]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[FISIP]]></category>
		<category><![CDATA[fotografi]]></category>
		<category><![CDATA[getart]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[hadiah]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Mencari Bakat]]></category>
		<category><![CDATA[ISI]]></category>
		<category><![CDATA[Jagongan Wagen]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian]]></category>
		<category><![CDATA[Ki Benyek]]></category>
		<category><![CDATA[Ki Benyek Catur Kuncoro]]></category>
		<category><![CDATA[KOMIK]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Seni]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[lomba foto]]></category>
		<category><![CDATA[majalah online grartis]]></category>
		<category><![CDATA[pameran]]></category>
		<category><![CDATA[pemenang]]></category>
		<category><![CDATA[pentas]]></category>
		<category><![CDATA[pertunjukan]]></category>
		<category><![CDATA[seni]]></category>
		<category><![CDATA[seni tari]]></category>
		<category><![CDATA[seniman]]></category>
		<category><![CDATA[solidaritas]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Teater]]></category>
		<category><![CDATA[wayang]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang Revolusi]]></category>
		<category><![CDATA[WIB]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seniman.web.id/getart/?p=1436</guid>
		<description><![CDATA[  Wayang adalah salah satu master piece yang telah diakui oleh dunia, sebagai aset kekeyaan budaya Indonesia. Wayang sendiri, banyak sekali macamnya, ada wayang golek yang bentuknya mirip golek. Juga ada wayang orang, dan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="mceTemp"><a href="http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/dari-wayang-hi…a-keistimewaan-1436"><strong> </strong><strong> </strong><strong></strong></a><strong><a href="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/03/Ki-Benyek_-sedang-mementaskan-Wayang-Revolusi-di-bangsal-kepatihan-Yogyakarta.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1438" title="Ki Benyek_ sedang mementaskan Wayang Revolusi di bangsal kepatihan Yogyakarta" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/03/Ki-Benyek_-sedang-mementaskan-Wayang-Revolusi-di-bangsal-kepatihan-Yogyakarta-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><a href="http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/dari-wayang-hi…a-keistimewaan-1436">Wayang</a></strong> adalah salah satu master piece yang telah diakui oleh dunia, sebagai aset kekeyaan budaya Indonesia. Wayang sendiri, banyak sekali macamnya, ada wayang golek yang bentuknya mirip golek. Juga ada wayang orang, dan tentunya yang bermain adalah orang-orang dengan mengeksplorasi berbagai cerita perwayangan.&nbsp;</p>
<p>Di <strong>Yogyakarta</strong>, akhir-akhir ini, muncul wayang yang terbuat dari kertas. Dari bentuk ukuran, tidak terlalu besar, hamper sama dengan ukuran wayang golek, namun hanya dua dimenasi, panjang dan tinggi. Wayang ini mencoba mengekplorasi gambar para tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia, serta para jenderal dari negara Belanda dan Jepang.<br />
<span id="more-1436"></span><br />
Dengan mengekplorasi gambar para tokoh pejuang, dan jenderal-jenderal Jepang atau Belanda, tentunya ceritanya berkisar pada sejarah perjuangan memperebutkan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan bangsa Belanda dan Jepang. Selain itu, wayang ini juga menceritakan bagaimana peran para tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia, dalam mengisi kemerdekaan.</p>
<p>Adalah Wayang Revolusi, sebuah wayang yang mencoba menceritakan tentang kesejarahan perjuangan para tokoh kemerdekaan dan bagaimana peran mereka dalam mengisi kemerdekaan. Yah, sebuah wayang yang mengambil cerita jaman masa perjuangan Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan.<br />
<a href="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/03/2.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-1437" title="2" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/03/2-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><br />
Dahulu, Wayang Revolusi dipakai juga untuk perjuangan merebut kemerdekaan. Karena pada awalnya Wayang Revolusi merupakan sebuah media yang difungsikan untuk melakukan penyuluhan kepada masyarakat Indonesia, tentang pentingnya hidup merdeka dan terbebas dari penjajahan. “dan setelah kemerdekaan tergapai, Wayang Revolsui sudah jarang lagi dimainkan kembali, terlebih pada jaman sekarang,” ujar Ki Benyek Catur Kuncoro, seorang dalang yang mencoba mengetengahkan kembali Wayang Revolusi.</p>
<p>Menurutnya, Wayang Revolusi awalnya dibikin oleh RM Sayid, dari Pura Mangkunegaran, Surakarta. Ketika itu sedang terjadi Konggres Pemuda di Madiun, pada 1946, “inilah awalnya,” ucap Ki Benyek Catur Kuncoro.</p>
<p>Tokoh-tokoh pejuang, atau para aktivis kemerdekaan sepakat, untuk menggunakan media wayang dalam melakukan propaganda kepada masyarakat. Karena pada waktu itu, lanjut Kibenyek Catur Kuncoro, wayang sangat disukai dan ketika ada pagelaran wayang, bisa dipastikan banyak yagn datang melihat.</p>
<p>Dengan bahan-bahan yang sederhana, Wayang Revolusi dibuat, seperti dengan kertas. Dari kertas itu, kemudian digambari tokoh-tokoh pejuang kemerdekaan RI, “semisal Bung Karno dan Bung Hatta,” jelas Ki Benyek Catur Kuncoro.</p>
<p>“Dalam cerita Wayang Revolusi ini, terlihat betul, begitu besarnya peran Yogyakarta pada masa-masa awal kemerdekaan dan mempertahankan kemerdekaan,” Kata Ki Benyek Catur Kuncoro.  Jadi itulah alsan kenapa Ki Benyek Catur Kuncoro, sekarang kembali lagi memopulerkan eksistensi dari Wayang Revolusi.</p>
<p>Memang, banyak sekali cara yagn digunakan oleh warga Yogyakarta untuk menunjukkan kecintaannya terhadap kota kelahiran mereka. Terlebih ketika nasib kotanya terusik, dapat dipastikan beribu cara dan kreativitas muncul sebagai bentuk pembelaan. Begitu pula Ki Benyek Catur Kuncoro yang ingin menunjukkan tentang keistimewaan Yogyakarta melalui Wayang Revolusi.</p>
<p>Menurut Ki Benyek Catur Kuncoro, mengetengahkan dan memperkenalkan kembali Wayang Revolusi kepada masyarakat, sangat penting sekali. Karena baginya, Wayang Revolusi adalah sebuah wayang perjuangan untuk merebut kemerdekaan, “dan sekarang ada beberapa kekuatan yang mencoba menjajah Yogyakarta kembali,” alasan Ki Benyek Catur Kuncoro, kenapa Wayang Revolusi ia mainkan kembali.</p>
<p>Dalam Wayang Revolusi, banyak sekali cerita yagn penting dan berkaitan dengan Yogyakarta. Seperti jasa Sultan HB IX yang begitu besar terhadap perjuangan mempertahanlan kemerdekaan RI. Selain itu, lanjut Ki Benyek Catur Kuncoro, pada masa peralihan ibu kota RI ke Yogyakarta, Sultan HB IX juga menghibahkan dana yang tidak sedikit untuk kelangsungan roda perjuangan RI.</p>
<p>Namun yang pasti, dari dulu wayang memang digunakansebagai media propaganda untukmenarik perhatian orang, seperti kisah dakwah sunan wali songo. Dan sekarang, Wayang Revolusi juga menjadi media yang digunakan untuk menceritakan kepada orang tentang sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, terlebih dalam mempertahankan kemerdekaan RI, dan diceritakan tentang peran Yogyakart yang begitu besar. Dan itulah keistimewaan Yogyakarta, “jadi jagnan seenaknya mengusik keistimewaan Yogyakarta,” ujar Ki Benyek Catur Kuncoro. []</p>
<p>Oleh: Yaya F. Ulya Himawan</p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/dari-wayang-hingga-keistimewaan-1436/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sujud Kendang Usai Jalani Operasi Mata</title>
		<link>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/sujud-kendang-usai-jalani-operasi-mata-1380</link>
		<comments>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/sujud-kendang-usai-jalani-operasi-mata-1380#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Mar 2011 02:14:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edza</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Liputan Getart]]></category>
		<category><![CDATA[kendang]]></category>
		<category><![CDATA[PPRT]]></category>
		<category><![CDATA[RS]]></category>
		<category><![CDATA[sujud]]></category>
		<category><![CDATA[Sujud Kendang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seniman.web.id/getart/?p=1380</guid>
		<description><![CDATA[
Penantian paksujud kendang untuk kini telah terkabul
berkat doa teman-teman semua , Kamis pagi pukul 10.00 WIB (Kamis, 3 Maret 2011), sujud kendang telah menjalani operasi mata.
kini posisi sujud kendang masih opname di RS Mata YAP ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/03/sujud-kendang.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1381" title="sujud kendang" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/03/sujud-kendang-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Penantian paksujud kendang untuk kini telah terkabul<br />
berkat doa teman-teman semua , Kamis pagi pukul 10.00 WIB (Kamis, 3 Maret 2011), sujud kendang telah menjalani operasi mata.<br />
kini posisi sujud kendang masih opname di RS Mata YAP di ruang Sadewa.<br />
Tinggal menunggu <span id="more-1380"></span>rekomendasi doketr untuk pulng dan menjalani tugasnya</p>
<p><object width="425" height="344"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/kxd3l0qSlm8?hl=en&amp;fs=1" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="344" src="http://www.youtube.com/v/kxd3l0qSlm8?hl=en&amp;fs=1" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/sujud-kendang-usai-jalani-operasi-mata-1380/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>keindahan menyajikan sesuatu</title>
		<link>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/keindahan-menyajikan-sesuatu-1348</link>
		<comments>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/keindahan-menyajikan-sesuatu-1348#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Feb 2011 06:24:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edza</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Liputan Getart]]></category>
		<category><![CDATA[fotografi]]></category>
		<category><![CDATA[hewan]]></category>
		<category><![CDATA[Keindahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesenian]]></category>
		<category><![CDATA[komposisi]]></category>
		<category><![CDATA[objek]]></category>
		<category><![CDATA[orang]]></category>
		<category><![CDATA[seni]]></category>
		<category><![CDATA[tempat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seniman.web.id/getart/?p=1348</guid>
		<description><![CDATA[Keindahan seringkali tidak memancar dari kesempurnaan.
Keindahan seringkali tidak menyeruak dari keteraturan.
Keindahan seringkali tidak mengalir dari ketenangan.
Keindahan seringkali tidak tersensor dari suasana benderang.
Keindahan ternyata bisa juga lahir dari kondisi sebaliknya.
Kalau tidak setuju dengan ukuran keindahanku, tidak ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><a href="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/02/1.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1349" title="1" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/02/1-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Keindahan seringkali tidak memancar dari kesempurnaan.<br />
Keindahan seringkali tidak menyeruak dari keteraturan.<br />
Keindahan seringkali tidak mengalir dari ketenangan.<br />
Keindahan seringkali tidak tersensor dari suasana benderang.</p>
<p>Keindahan ternyata bisa juga lahir dari kondisi sebaliknya.<br />
Kalau tidak setuju dengan ukuran keindahanku, tidak apa-apa.<br />
Paling tidak, itu indah dalam pandanganku.</p>
<p>Muhammad Ali Firmansyah.</p>
<p><span id="more-1348"></span></p></blockquote>
<p><strong>Pembahasan dari Redaksi GETART</strong><br />
<a href="http://seniman.web.id/getart/terbitan-getart-terbaru/keindahan-menyajikan-sesuatu-1348"><strong>Keindahan</strong> </a>merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan, Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah &#8220;<strong>kecantikan yang ideal</strong>&#8221; adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya. &#8220;keindahan&#8221; sering melibatkan penafsiran beberapa entitas yang seimbang dan selaras dengan alam, yang dapat menyebabkan perasaan daya tarik dan ketenteraman emosional. Karena ini adalah pengalaman subyektif, sering dikatakan bahwa beauty is in the eye of the beholder atau &#8220;keindahan itu berada pada mata yang melihatnya.<br />
Dari karya<strong> fotografi </strong> yang dikirimkan oleh <em>Muhammad Ali Firmansyah</em> adalah sebuah penafsiran yang dilihat dari mata muhammad.ali.firmansyah sehingga terbentuklan sebuah keindahan dan komposisi dan bagaimana seseorang bisa merasakannya bahwa itu indah. Pada masa realisme, keindahan berarti kemampuan menyajikan sesuatu dalam keadaan apa adanya sehingga terbentuklah sebuah karya an kemampuan mengabstraksi benda.<br />
Sebuah karya seni itu tidak ada batasan-batasan untuk mengekspresikan sebuah karya dikarenakan Seni sangat sulit untuk dijelaskan dan juga sulit dinilai.<br />
<em>Tetaplah berkarya kreatif dan berekspresi semaksimal mungkin untuk menciptakan sebuah karya seni dan sebuah keindahan .<br />
<strong><a href="http://seniman.web.id/getart/redaksi">edza</a></strong></em></p>
<p><em>
<a href='http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/keindahan-menyajikan-sesuatu-1348/attachment/1-4' title='1'><img width="150" height="150" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/02/1-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="1" title="1" /></a>
<a href='http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/keindahan-menyajikan-sesuatu-1348/attachment/10' title='10'><img width="150" height="150" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/02/10-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="10" title="10" /></a>
<a href='http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/keindahan-menyajikan-sesuatu-1348/attachment/2-3' title='2'><img width="150" height="150" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/02/2-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="2" title="2" /></a>
<a href='http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/keindahan-menyajikan-sesuatu-1348/attachment/3-3' title='3'><img width="150" height="150" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/02/3-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="3" title="3" /></a>
<a href='http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/keindahan-menyajikan-sesuatu-1348/attachment/4-2' title='4'><img width="150" height="150" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/02/4-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="4" title="4" /></a>
<a href='http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/keindahan-menyajikan-sesuatu-1348/attachment/5-2' title='5'><img width="150" height="150" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/02/5-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="5" title="5" /></a>
<a href='http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/keindahan-menyajikan-sesuatu-1348/attachment/6' title='6'><img width="150" height="150" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/02/6-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="6" title="6" /></a>
<a href='http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/keindahan-menyajikan-sesuatu-1348/attachment/7' title='7'><img width="150" height="150" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/02/7-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="7" title="7" /></a>
<a href='http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/keindahan-menyajikan-sesuatu-1348/attachment/8' title='8'><img width="150" height="150" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/02/8-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="8" title="8" /></a>
<a href='http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/keindahan-menyajikan-sesuatu-1348/attachment/9' title='9'><img width="150" height="150" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/02/9-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="9" title="9" /></a>
<br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/keindahan-menyajikan-sesuatu-1348/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Komik tentang Waktu</title>
		<link>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/komik-tentang-waktu-1320</link>
		<comments>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/komik-tentang-waktu-1320#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Feb 2011 01:37:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edza</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Liputan Getart]]></category>
		<category><![CDATA[Indiria Maharsi]]></category>
		<category><![CDATA[KOMIK]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Seni]]></category>
		<category><![CDATA[Mulyantoro]]></category>
		<category><![CDATA[seni]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seniman.web.id/getart/?p=1320</guid>
		<description><![CDATA[Judul komik: Waktu, Sebuah Antologi Komik
Karya: Hasmi, Banu, Kelana dll
Penerbit: Metha Studio Jogja
Tahun: 2011
Tebal: 124 halaman
Ukuran: 16 x 23 cm

Waktu, masa, era, zaman, adalah kata-kata yang saling berkaitan. Kata ini bisa menunjukkan sebuah kurun periode ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/02/waktu-ilustasi-getart.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1321" title="waktu-ilustasi-getart" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/02/waktu-ilustasi-getart.jpg" alt="" width="300" height="228" /></a>Judul komik: <a href="http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/komik-tentang-waktu-1320"><strong>Waktu, Sebuah Antologi Komik</strong></a><br />
Karya: <strong>Hasmi, Banu, Kelana dll</strong><br />
Penerbit: Metha Studio Jogja<br />
Tahun: 2011<br />
Tebal: 124 halaman<br />
Ukuran: 16 x 23 cm<br />
<span id="more-1320"></span><br />
Waktu, masa, era, zaman, adalah kata-kata yang saling berkaitan. Kata ini bisa menunjukkan sebuah kurun periode tertentu, sebuah durasi, dan seterusnya. Dalam pertandingan sepakbola, durasi sekian detik pada masa injury time bisa mengubah pecundang menjadi pahlawan, misalnya saja ketika kesebelasan Manchester United memenangi pertandingan melawan Bayern Muenchen untuk meraih Piala Champions. Atau dalam pertandingan tinju sebuah pukulan ‘lucky blow’ sanggup menjungkalkan lawan. Betapa, waktu yang begitu singkat, mampu mengubah keadaan.</p>
<p>Waktu juga bisa menunjuk, misalnya saja, pada sebuah era ketika tirani melanda sebuah negeri, sebelum ditumbangkan orde reformasi. Sebuah zaman kekelaman menjelang fajar keterbukaan tiba. Betapa banyak konfigurasi pikiran dibentangkan untuk menunjuk pada sebuah kata: waktu.</p>
<p>Dalam sebuah kisah fiksi, yang paling legendaris ketika merujuk pada kata waktu, ingatan akan terekam pada sebuah kendaraan bernama: mesin waktu. Kisah ini begitu populer dari masa ke masa, meski sudah berlalu puluhan tahun silam. The Time Machine karya HG Wells itu, bahkan kerap menjadi ilham penulisan kisah novel dan juga komik.</p>
<p>Tahun 1966, Jan Mintaraga pernah membuat komik berjudul Tamasya Antar Zaman, yang diilihami The Time Machine. Jan mengisahkan seorang ilmuwan yang berhasil menciptakan mesin waktu, kemudian berkelana ke zaman masa datang. Mesin waktu bisa juga menelusuri zaman yang lalu. Hasmi, dalam petualangan Gundala berjudul Operasi Goa Siluman, juga pernah membawa pendekar masa Mataram ke zaman Gundala, dengan menggunakan mesin waktu.</p>
<p>Dalam komik antologi Waktu, ingatan pada kepopuleran mesin waktu, rupanya juga mengilhami beberapa komikus yang berkontribusi pada komik ini. Perjalanan lintas waktu, ke masa depan atau ke masa lalu, rupanya masih menarik untuk digali.</p>
<p>Komikus senior Hasmi dalam karya berjudul Hantu Bercaping yang ditempatkan di bagian awal komik ini, mengisahkan momen perjalanan lintas masa. Terkisah seorang saksi kasus korupsi yang entah apa sebabnya, terkena racun mematikan. Dokter sudah menyerah. Jalan pengobatan alternatif ditempuh. Lewat orang pintar terkuak solusi, ia bisa disembuhkan hanya dengan daun duwalayu yang sudah punah. Daun ini punah di masa kebangkitan Kerajaan Majapahit. Maka, untuk mendapatkan daun ini, harus mengambil sendiri di masa lampau itu. Lewat ilmu merogoh sukma sang tokoh berhasil membawa daun duwalayu. Hasmi menggantikan mesin waktu dengan ilmu ngrogoh sukma. Begitulah, saksi kunci korupsi berhasil selamat. Berkat kesaksiannya, si koruptor divonis, meski ringan. Dengan bangunan tema lama, Hasmi menyentil persoalan korupsi.</p>
<p>Cerita kedua berjudul Menembus Lorong Waktu karya Banuarli Ambardi, sebuah kisah roman. Sang tokoh utama tiba-tiba saja menerima surat dari orang tak dikenal. Ternyata, si pengundang adalah diri sejati si tokoh itu di masa mendatang. Selanjutnya, Kelana dengan kisah Suatu Waktu di Negeri Saloka, lewat sebuah peristiwa kecelakaan, alam bawah sadar si tokoh sempat mengembara ke masa lampau. Lalu, Handi Yawan, lewat kisah Rahasia Matahari mengajak pembaca untuk mengenang kembali kisah The Time Machine perjalanan dengan mesin waktu, menuju masa Mesir Kuno.</p>
<p>Ada dua komikus yang memvisualkan konsep waktu dengan cara menarik yaitu <strong>Indiria Maharsi</strong> dan <strong>Mulyantoro</strong>. Kebetulan, karya mereka juga sama-sama memakai judul Waktu. Dalam karyanya, Mulyantoro memberi banyak referensi dan pemahaman tentang soal: waktu. Bahkan, secara menarik ia memvisualkan kisah kelahiran Kala, lewat kisah wayang berjudul Murwakala. Gambar wayang Mulyantoro begitu indah. Gambar Indiria pun di atas rata-rata.</p>
<p>Selain nama yang sudah disebut, komikus lain yang karyanya tampil di waktu adalah <strong>Ari purna (Rahasia Legenda Nyi Lanjar), Arieswendha (Asmara Rentang Masa), Damuh Bening (Kunang Kunang), Ajon (Sendhu Seta), Budi Pranowo (Cinta di Batas Waktu), Sungging (Foto Keluarga), Dwi Jink Aspitono (Pulang, cerita Damuh Bening).</strong></p>
<p>Yang menarik dari Waktu, Metha Studio seperti antologi sebelumnya, menggandeng beberapa kreator muda. Sebagian dari mereka adalah debut pertama sebagai komikus. Misalnya saja Damuh Bening yang menggarap Kunang Kunang. Sebuah momen puitik dari sebuah kasih sayang. Seorang bocah wanita, membebaskan seekor kunang-kunang dari jerat laba-laba. Suatu saat, si bocah wanita tersesat ketika mengikuti kegiatan Pramuka di sebuah hutan kala malam menjelang. Di tengah kegundahannya, tiba-tiba saja serombongan kunang-kunang datang, menerangi langkahnya, menuntun menuju jalan pulang. Sebuah cerita simbolis yang kira-kira bermakna: ketika Anda menebar kasih sayang, maka tanpa meminta, Anda akan menerima pula tebaran terang kasih sayang.</p>
<p>Lewat cerita Pulang, yang gambarnya dikerjakan dengan baik oleh Jink, Damuh Bening mengangkat kisah berlatar Bali. Lembar awal melukiskan Putu Langkir, sosok muda, pulang kampung setelah sekian waktu menjadi TKI. Anak muda berjalan, mobil melaju, narasi “Lari saja!”. ‘Halaman pertama’ ini, disimpan untuk kemudian dikuakkan di akhir kisah.</p>
<p>Dalam perjalanan pulang, ia menemui banyak peristiwa. Momen ketika ia memutuskan jadi TKI, kenangan semasa kecil, keindahan di masa remaja, sampai akhirnya ia sampai di rumah. Keluarga tengah berduka rupanya. Seorang anggota keluarga telah tiada. Dan, ternyata jasad itu adalah Putu Langkir. Halaman terakhir ini merupakan jawaban dari halaman awal. “Rupanya, waktuku telah habis saat di pangkalan terakhir tadi” Ternyata, Putu Langkir merupakan korban kecelakaan lalu lintas.</p>
<p>Ini komik puitis yang kepuitisannya dipertajam teks Jink. Jink sanggup membuat ungkapan bahasa yang manis. Lebih manis lagi andai Damuh Bening, sebagai warga Bali, menajamkan kisahnya dengan sebuah lintasan sketsa perubahan sosial yang terjadi di Bali. Kenapa Putu Langkir yang berdiam di sebuah sorga wisata mesti tercerabut dari akarnya sehingga memutuskan jadi TKI? Barangkali dengan sebuah teks yang mengungkapkan problem kemiskinan di Bali, latar kisah akan menjadi makin kuat.<br />
Kisah-kisah lain pun cukup memberi warna. Selanjutnya, kita tunggu antologi berikut Metha Studio yang rencananya berjudul Bunda. Tampaknya, episode Bunda akan lebih kaya karena referensi tentang sosok bunda cukup banyak. Bisa kasih sayang ibu yang rasanya akan banyak digarap atau ibu durhaka semacam Kunti yang membuang anaknya. Bisa juga ibu yang membuang anaknya atau mengeksploitasi anaknya yang banyak terjadi di belantara Jakarta. Kisah yang menjanjikan banyak adegan menyentuh.<br />
Kembang Larangan, 6.2.2011</p>
<p>sumber:</p>
<p>http://henrykomik.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/komik-tentang-waktu-1320/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ESQI:EF Concert</title>
		<link>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/esqief-concert-1265</link>
		<comments>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/esqief-concert-1265#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Feb 2011 13:19:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edza</dc:creator>
				<category><![CDATA[Warta Liputan Getart]]></category>
		<category><![CDATA[Ciputra]]></category>
		<category><![CDATA[Concer]]></category>
		<category><![CDATA[Day]]></category>
		<category><![CDATA[esqief]]></category>
		<category><![CDATA[Galery]]></category>
		<category><![CDATA[Hotel]]></category>
		<category><![CDATA[Resto]]></category>
		<category><![CDATA[Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Valentine]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seniman.web.id/getart/?p=1265</guid>
		<description><![CDATA[ESQI:EF &#8211; Valentine&#8217;s Day Concert of Love 14 February 2011
Galery Resto Hotel Ciputra Semarang
07:&#8230;30 pm onwards
RSVP : (024)8449 888 ext 201 &#38;240
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/02/getart-esqief.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-1266" title="getart esqief" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/02/getart-esqief-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>ESQI:EF &#8211; <strong>Valentine&#8217;s Day Concert </strong>of Love 14 February 2011<br />
Galery Resto Hotel Ciputra Semarang<br />
07:&#8230;30 pm onwards<br />
RSVP : (024)8449 888 ext 201 &amp;240</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/esqief-concert-1265/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tari Angguk</title>
		<link>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/tari-angguk-1143</link>
		<comments>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/tari-angguk-1143#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Jan 2011 11:47:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edza</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pertunjukan & Kreasi]]></category>
		<category><![CDATA[Warta Liputan Getart]]></category>
		<category><![CDATA[Angguk Mekar Perwitasari]]></category>
		<category><![CDATA[Angguk Putri]]></category>
		<category><![CDATA[Kulon Progo]]></category>
		<category><![CDATA[Tari Angguk]]></category>
		<category><![CDATA[Umarmoyo Umarmadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seniman.web.id/getart/?p=1143</guid>
		<description><![CDATA[Tari Angguk merupakan tarian tradisional yang dibawakan secara berkelompok. Tarian ini mengambil cerita dari Serat Ambiyo dengan kisah Umarmoyo-Umarmadi dan Wong Agung Jayengrono. Durasi tari Angguk berkisar antara 3 sampai 7 jam. Dibawakan oleh penari ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/01/anggik-getart.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1144" title="anggik getart" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/01/anggik-getart-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><strong>Tari Angguk</strong> merupakan tarian tradisional yang dibawakan secara berkelompok. Tarian ini mengambil cerita dari Serat Ambiyo dengan kisah Umarmoyo-Umarmadi dan Wong Agung Jayengrono. Durasi tari Angguk berkisar antara 3 sampai 7 jam. Dibawakan oleh penari yang berjumlah 15 wanita.<br />
<span id="more-1143"></span><br />
Kostum yang dipakai oleh penari adalah baju mirip baju serdadu Belanda yang dihiasi dengan gombyok barang emas, sampang, sampur, topi pet warna hitam, dan kaos kaki warna merah atau kuning dan mengenakan kacamata hitam. Beberapa grup Angguk yang cukup populer antara lain : Group Angguk Putri Sri Lestari dari Pripih, Angguk Mekar Perwitasari dari Tlogolalo, Hargamulyo, Kokap, Angguk Putri Puspa Rini dari desa Kulur, kecamatan Temon.</p>
<p>Tari Angguk yang kemudian menjadi tarian khas daerah Kulon Progo, berasal dari Tari Dolalak di Purworejo. Dibawa masuk dan mulai hidup di Kulon Progo pada tahun 1950. Pada mulanya tarian tersebut dibawakan oleh laki-laki, baru pada tahun 1970 mulai dirintis group Angguk Putri. Jumlah penari Angguk antara 12 sampai 20 penari. Namun sering juga kurang dari 12 penari atau lebih dari 20 penari</p>
<p>Tari Angguk yang semula dikenal sebagai tari pergaulan berubah menjadi tari yang syarat dengan nuansa mistis saat digelarkan untuk acara mengenang tinggalan <a href="http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/tari-angguk-1143"><strong>Dalem Sri Pakualam ke IX</strong></a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/tari-angguk-1143/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pameran Poster World Silent Day</title>
		<link>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/pameran-poster-world-silent-day-1102</link>
		<comments>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/pameran-poster-world-silent-day-1102#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Jan 2011 01:36:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>edza</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Dunia Desain]]></category>
		<category><![CDATA[Warta Liputan Getart]]></category>
		<category><![CDATA[Yang Terbaru : Dari Getart Untuk Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Bentara]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Budiman]]></category>
		<category><![CDATA[Day]]></category>
		<category><![CDATA[DJ]]></category>
		<category><![CDATA[Enrico Halim]]></category>
		<category><![CDATA[M. Arief Budiman]]></category>
		<category><![CDATA[Ong Hari wahyu]]></category>
		<category><![CDATA[pameran]]></category>
		<category><![CDATA[POSTER]]></category>
		<category><![CDATA[Silent]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbo Tinarbuko]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Budaya Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[WIB]]></category>
		<category><![CDATA[World]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://seniman.web.id/getart/?p=1102</guid>
		<description><![CDATA[Salam hormat, Mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir pada acara pembukaan
Pameran Poster World Silent Day
yang akan dilaksanakan pada:
Hari : Selasa
Tanggal : 11 Januari 2011
Waktu : 19.00 WIB
Tempat : Bentara Budaya Yogyakarta,
Jl. Suroto No. 2 Kotabaru, Yogyakarta
Atas kehadirannya, ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/01/getart-poster.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1103" title="getart poster" src="http://seniman.web.id/getart/wp-content/uploads/2011/01/getart-poster-300x212.jpg" alt="" width="300" height="212" /></a>Salam hormat, Mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir pada acara pembukaan</p>
<p><a href="http://seniman.web.id/getart/kabar-dunia-desain/pameran-poster-world-silent-day-1102">Pameran Poster World Silent Day</a><br />
yang akan dilaksanakan pada:</p>
<p>Hari : Selasa<br />
Tanggal : 11 Januari 2011<br />
Waktu : 19.00 WIB<br />
Tempat : Bentara Budaya Yogyakarta,<br />
Jl. Suroto No. 2 Kotabaru, Yogyakarta<br />
Atas kehadirannya, kami ucapkan terimakasih Agenda Pameran Pameran Poster World Silent Day:<br />
Pameran Selasa-senin/11-17 Januari ‘11/10.00 – 21.00 WIB/<strong>Bentara Budaya Yogyakarta</strong></p>
<p>Pembukaan Pameran &amp; Wedangan Creative Special Edition<br />
Selasa/11 Januari ‘11/19.00 &#8211; 22.00 WIB/Bentara Budaya Yogyakarta<br />
<strong>Arief “Ayip” Budiman</strong>, <strong>Enrico Halim</strong>, <strong>Ong Hari wahyu</strong><br />
Moderator : Andika DJ</p>
<p>Wedangan Creative Special Edition &amp; Penutupan Pameran<br />
Minggu/16 Januari ‘11/19.00-22.00 WIB/Bentara Budaya Yogyakarta<br />
<strong>M. Arief Budiman</strong>,<strong> Sumbo Tinarbuko</strong><br />
Moderator : Iqbal</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://seniman.web.id/getart/warta-liputan-getart/pameran-poster-world-silent-day-1102/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

